Menghargai Jasa Pejuang Covid-19 dengan Menjaga Kesehatan Diri
"Jangan sia-siakan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan ini. Bagaimana caranya? Tentu saja, dengan memberikan perlindungan kesehatan maksimal pada diri masing-masing," pesan Plate melalui pernyataan tertulis yang diterima Health Liputan6.com, Sabtu (28/8/2021) malam.
Merebaknya wabah COVID-19 yang berkepanjangan telah menelan banyak korban jiwa. Dilansir dari Liputan6.com, hingga 3 Agustus 2021 sesuai data Ikatan Dokter Indonesia (IDI), sejumlah 640 orang dokter meninggal dunia akibat COVID-19. Tak hanya para dokter, Indonesia juga kehilangan banyak tenaga kesehatan lainnya, yakni perawat dan petugas pendukung kesehatan di rumah sakit atau pusat isolasi.
Johnny G. Plate selaku Menteri Komunikasi dan Informatika RI, menyampaikan jika jasa para pejuang kesehatan di garda terdepan penanganan COVID-19 di Indonesia harus kita hargai.
"Jangan sia-siakan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan ini. Bagaimana caranya? Tentu saja, dengan memberikan perlindungan kesehatan maksimal pada diri masing-masing," pesan Plate melalui pernyataan tertulis yang diterima Health Liputan6.com, Sabtu (28/8/2021) malam.
"Ayo, kita berupaya memutus mata rantai penularan dan menghindarkan diri dari risiko terkena sakit berat. Caranya, selalu disiplin protokol kesehatan, terutama memakai masker, bekerja sama dengan petugas dalam 3T (testing, tracing, treatment) serta segera lakukan vaksinasi." jelas pria kelahiran Ruteng, NTT tersebut.
Disamping itu, mengingat keberadaan para nakes di lini terdepan, pemerintah telah mengupayakan perlindungan ekstra berupa vaksin booster yang sudah bisa didapatkan. "Pemerintah juga menomorsatukan para tenaga kesehatan dalam mendapatkan vaksin booster guna perlindungan tambahan. Pemerintah sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan, relawan, serta para pekerja pendukung lainnya atas perjuangan dan dedikasi."" tambah Menkominfo Johnny G. Plate.
Di sisi lain, Ketua Terpilih PB IDI, Adib Khumaidi mengatakan, perlu senantiasa mengajak semua orang menerapkan protokol kesehatan. "Yang tidak kalah penting, memastikan vaksin COVID-19 terdistribusi merata sampai ke seluruh penjuru Indonesia. Bukan hanya tersedia, tempat vaksinasi juga harus didekatkan dengan masyarakat," ujar Adib.
Untuk mendukung semua upaya diatas, para masyarakat diharapkan untuk tetap patuh dan tidak abai prokes meski telah divaksin demi keselamatan dan keamanan bersama.
Liputan6.com/Fitri Haryanti Harsono
Baca juga:
Disiplin Prokes dan Vaksinasi, Antisipasi Kembali Melonjaknya Kasus Covid-19
Begini Tindakan yang Tepat Jika Mengalami KIPI Setelah Vaksin
Cara Kerja BioSaliva, Alat Tes PCR dengan Metode Kumur
Seskab Sebut WHO-Bank Dunia Apresiasi Indonesia karena Kasus Covid-19 Turun
Aktivitas Berskala Besar Tidak Bertahan Lama Jika Prokes Tidak Ketat
Mengenal Badai Sitokin Covid-19, Dari Penyebab Hingga Gejala