Mengenang keberanian Ceu Popong interupsi sidang zaman Soeharto
Dia selalu memilih duduk di baris depan. Tidak pernah tidak bertanya dalam rapat-rapat," puji Meutya.
Pemilihan Ketua DPR ricuh dan hingga kini masih diskors. Pimpinan sidang Popong Otje Djundjunan terus diinterupsi para politikus senayan.
Sosok Ceu Popong langsung menjadi trending topi di twitter. Hastag #saveceupopong mendunia.
Politikus Partai Golkar Meutya Vaida Hafid meramaikannya dengan membagikan kisah menarik soal Ceu Popong di akun twitter.
"Sekilas tentang Ceu Popong. Di DPR sejak 1987. Salah satu dari hampir nihil yang berani Interupsi sidang zaman Pak Harto. #SaveCeuPopong," kicau Meutya, Kamis (2/10) dini hari.
Meutya mengenang sosok wanita berusia 76 tahun ini sebagai anggota DPR yang rajin. "Datang rapat, lebih cepat 30 menit dari jadwal. Dia selalu memilih duduk di baris depan. Tidak pernah tidak bertanya dalam rapat-rapat," puji Meutya.
"Untuk orang yang nama belakangnya adalah nama jalan raya utama Bandung -Djunjunan- dia sangat humble. Rajin menyapa, humoris di usianya," kata mantan presenter TV ini.(mdk/ian)