LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mengenal lebih dekat Festival Iraw Tengkayu khas Tarakan

Pesta adat Iraw Tengkayu merupakan upacara tradisional masyarakat Tidung di Tarakan, Kalimantan Utara.

2015-12-23 17:04:00
Advertorial
Advertisement

Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan akan kembali menyelenggarakan pesta adat Iraw Tengkayu ke-8 sekaligus merayakan hari jadi Kota Tarakan ke-18. Lalu apa sebenarnya pesta adat yang diselenggarakan setiap dua tahunan itu?

Pesta adat Iraw Tengkayu merupakan upacara tradisional masyarakat Tidung di Tarakan, Kalimantan Utara dengan menghanyutkan sesaji ke laut dan diisi dengan berbagai macam perlombaan. Kegiatan ini biasa digelar bertepatan dengan hari ulang tahun Kota Tarakan.

Istilah Iraw Tengkayu sendiri memiliki dua arti yaitu Iraw sebagai perayaan sementara Tengkayu ialah pulau kecil di tengah laut yakni pulau Tarakan. Upacara yang dilakukan masyarakat adat Tidung sudah berlangsung turun temurun. Nantinya, inti kegiatan akan diisi ritual Parade Padaw Tuju Dulung (perahu tujuh haluan) dengan melepaskan perahu berisi makanan atau pakan ke laut.

Advertisement

Sebelum dilepas ke laut, perahu bercorak tiga warna kuning, hijau dan merah akan diarak keliling kota. Setiap warna memiliki makna masing-masing, salah satunya kuning yang melambangkan kehormatan atau sesuatu yang diagungkan. Karenanya, warna di tempatkan paling atas dari Padaw Tuju Dulung. Di perahu ini ada satu tiang tertinggi yang mengartikan bahwa penguasa tertinggi alam semesta adalah Allah SWT.

Tak hanya itu, Padaw Tuju Dulung juga memiliki 5 tiang yang melambangkan shalat lima waktu untuk umat Islam dalam kesehariannya. Tiang ini lah yang nantinya diperuntukkan sebagai lokasi mengikat kain sebagai atap atau yang dikenal masyarakat sekitar sebagai pari-pari dan tempat mengikat kain yang dihubungkan ke haluan perahu untuk sisi kanan dan kiri. Di bagian tengah perahu terdapat rumah bertingkat tiga yang disebut meligay. Di bawah meligay ini lah sesaji berisi makanan disimpan.

"Mereka ini kan nelayan ya. Sehingga mereka itu bagian dari tolak bala juga mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Tarakan Khairul.

Advertisement

Selain upacara adat, Iraw Tengkayu juga berisi berbagai macam perlombaan. Untuk tahun ini, Pemkot Tarakan berencana menyelenggarakan lomba layang-layang dan perahu hias, fotografi, olahraga tradisional, festival batu akik dan dimeriahkan pementasan seni budaya, penampilan sejumlah artis hingga pagelaran tari kolosal. Rangkaian acara dimulai 13 Desember 2015 dengan puncak kegiatan penurunan Padaw Tuju Dulung pada 27 Desember di Pantai Amal Lama.

"Ini sebenarnya lebih pada mengangkat budaya lokal. Kita ingin mengingat kembali budaya lokal Tarakan yang hampir terlupakan karena tergerus zaman," tutupnya.

(mdk/hrs)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.