Mengantuk saat nyetir, mahasiswi Swiss Germany masuk jurang BSD
Mobil terperosok dan dalam kondisi sebagian hancur.
Mobil Honda Brio bernomor polisi B 1220 NKY yang dikemudikan Marsa Ipena, wanita kelahiran Medan 23 Juni 1993, terhempas masuk ke pinggir jurang jembatan BSD Serpong, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Kejadian nahas ini terjadi sekitar pukul 11.23 WIB. Beruntung mahasiswi Swiss Germany University (SGU) tersebut tidak terluka.
"Mobil ke kiri ke arah trotoar, terus naik ke trotoar, menabrak bola-bola hiasan seperti pohon, lalu terbang terhempas ke sisi sungai dan masuk ke dalam kolong jembatan ini. Tidak terlihat dia sempat mengerem," kata saksi mata yang juga satpam Eko Prasetio di lokasi, Selasa (26/5).
Melihat mobil berwarna abu-abu terang tersebut terperosok dan dalam kondisi sebagian hancur, para saksi mata menduga kalau pengemudinya dalam keadaan kritis. Sebab, setelah menabrak bola-bola hiasan taman, mobil terhempas juga menabrak pohon.
"Benar-benar takjub saya, dia (pengemudi) tidak kenapa-napa. Dia keluar dari belakang mobil. Padahal mobil dalam keadaan sudah terbalik dan tergencet sana-sini dengan tanah," tuturnya.
Sementara itu, Marsa Ipena sendiri enggan menjawab pertanyaan wartawan saat ditanya kenapa dia bisa mengalami kecelakaan tunggal. Petugas Lalu Lintas Polsek Pagedangan yang datang ke lokasi berupaya untuk memperlancar jalan, karena akibat kecelakaan tersebut, para pengguna jalan yang melintas banyak menepikan kendaraannya.
Tidak lama berselang, Marsa akhirnya dijemput keluarganya. Rupanya, Marsa adalah warga Jalan Palapa Serua, RT 8 RW 13 Kelurahan Serua, Ciputat, Kota Tangsel.
Mahasiswi SGU itu akhirnya dibawa orangtuanya, Yusuf Sujono ke show room tempat Marsa membeli mobil tersebut. Sebab, Marsa tidak membawa STNK, hal itu diketahui setelah salah seorang petugas Polsek Pagedangan Bripka Paiman mengecek identitas Marsa.
"Biasanya dia tak seperti ini kalau bawa mobil manual, ini malah matic kok begini," kata Yusuf.
Sedangkan Bripka Paiman saat ditanya mau dibawa ke mana Marsa, dia hanya menjelaskan bahwa Marsa diduga mengantuk. "Dia kayanya ngantuk, STNK juga tak dibawa," ujarnya.(mdk/cob)