LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mendikbudristek Nadiem Dukung Segala Bentuk Kolaborasi untuk Majukan Pendidikan RI

Nadiem mengungkapkan, pendidikan di Indonesia belum merata, terlebih saat pandemi covid-19.

2021-12-04 16:30:00
Mendikbud Nadiem Makarim
Advertisement

Mendikbudristek Nadiem Makarim mendukung segala bentuk kolaborasi dan program yang dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan di Indonesia. Nadiem mengungkapkan, pendidikan di Indonesia belum merata, terlebih saat pandemi covid-19.

"Kemendikbud Ristek RI sangat mendukung segala bentuk kolaborasi dan program yang dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan di Indonesia," ujar Nadiem di Jakarta, Sabtu (4/12).

Nadiem juga mengapresiasi kolaborasi Indonesia Mengajar dengan Kahf yang mengirimkan Pengajar Muda ke kabupaten Maluku Barat Daya untuk melakukan pendampingan kepada 8 sekolah, 30 guru, dan lebih dari 300 siswa dalam rangka pengembangan kualitas pendidikan.

Advertisement

"Kahf sebagai representasi generasi milenial saat ini telah secara berkelanjutan menunjukkan partisipasi aktifnya dalam giving back to the community. Saya berharap kegiatan ini menjadi wadah untuk bertukar pikiran dan mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pemerataan pendidikan di daerah-daerah yang masih membutuhkan bantuan pendidikan," jelas Nadiem.

Sementara itu, Managing Director Indonesia Mengajar, Haiva Ratu Muzdaliva mengatakan kolaborasi ini sejalan dengan misi Indonesia Mengajar untuk mendorong tumbuhnya gerakan sosial pendidikan di Indonesia.

"Kami harap kolaborasi ini dapat mendorong keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami sangat mengapresiasi inisiatif Kahf yang telah turut mengambil peran dalam memajukan Pendidikan di Indonesia," tutur Haiva.

Advertisement

Menurut Bahrun Afriansyah, VP Marketing PT Paragon Technology and Innovation, pandemi covid-19 menciptakan kesenjangan pendidikan terhadap anak-anak yang tinggal di pelosok karena implementasi proses belajar mengajar secara daring. Karena tidak semua wilayah di Indonesia memiliki jaringan internet yang memadai dan tidak semua murid serta orang tua memiliki kemampuan untuk mengaksesnya.

"Hal ini menyebabkan anak-anak yang datang dari kelas ekonomi rendah dan yang tinggal di daerah pelosok mengalami learning loss yang cukup tinggi. Untuk itu, PT Paragon Technology and Innovation melalui Kahf menghadirkan program pengembangan pendidikan untuk daerah yang membutuhkan bantuan pendidikan. Kami mengajak seluruh insan muda Indonesia untuk berpartisipasi dalam menciptakan perubahan positif untuk pendidikan Indonesia," ujar dia.

Baca juga:
Mendikbud-Ristek Nadiem: Sektor Pendidikan dan Ekonomi Saling Melengkapi
Ketua Komisi X DPR Sebut Nadiem Tidak Komunikatif Soal Kebijakan Guru Honorer
Ketua Komisi X DPR: Kebijakan Nadiem Relatif Tak Berpihak Kepada Guru Honorer
Mendikbud-Ristek Nadiem akan Memperbesar Cakupan Program Unggulan Tahun 2022
Nadiem Sebut Tahun 2022 Banyak Program Diluncurkan untuk Tingkatkan Kualitas Guru
Menteri Nadiem Pimpinan Upacara Hari Guru Nasional Berbusana Adat Ulos Mandailing

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.