LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mendikbud geram banyak buku Agama Islam bermuatan ajaran ISIS

"Itu adalah contoh problem yang muncul akibat pelaksanaan kurikulum yang tidak disiapkan dengan baik," kata dia.

2015-03-20 18:30:58
Mendikbud
Advertisement

Beredarnya buku pelajaran Agama Islam yang disinyalir bermuatan ajaran gerakan radikal Negara Islam dan Suriah atau ISIS di Indonesia, membuat kalangan pendidikan resah. Kondisi ini akhirnya membuat pemerintah segera menarik semua buku bermasalah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menegaskan pihaknya tidak mau main-main atas persoalan yang membuat dunia pendidikan Tanah Air tercoreng. Guna menghentikan kejadian serupa, pihaknya berencana mengkaji berbagai buku lain yang masuk dalam Kurikulum 2013.

"Buku yang bermasalah akan kami tarik, Kami akan review. Kami panggil orang-orang yang paham, beri waktu yang cukup. Sesudah barang itu jadi, baru diberikan kepada anak-anak," kata Anies di Jakarta, Jumat (20/3).

Anies menuding adanya kesalahan dalam buku agama sebagai warisan pemerintahan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang kerap terburu-buru dalam mengelola pendidikan Indonesia. Padahal di dunia pendidikan bila terjadi kesalahan kecil maka berakibat fatal.

"Jadi, itu adalah contoh problem yang muncul akibat pelaksanaan kurikulum yang tidak disiapkan dengan baik," ujarnya.

Dari tiap kesalahan ini, Anies sesumbar ke depannya akan memperketat berbagai buku yang akan digunakan para siswa. Sebab sebagai orang yang besar dari dunia pendidikan, dirinya tidak mau kebobolan seperti menteri sebelumnya.

"Jangan barangnya belum jadi, belum direview dengan lengkap, lalu diberikan kepada anak-anak sekarang. Konsekuensinya seperti sekarang," pungkasnya.

Baca juga:
Ogah pulang, Turki paksa WNI mau gabung ISIS balik ke Indonesia
12 Ormas Islam desak pemerintah usut kelompok donatur ISIS
Masih ada polisi, TNI Cyber Force belum perlu dibentuk
Jadi donatur dan ajak orang masuk ISIS tak bisa dijerat hukum
Jimly: Tangkap donatur ISIS!
Sutiyoso: ISIS menyesatkan, pemerintah harus tegas!
Sepak terjang pentolan ISIS Indonesia, Chep Hernawan

(mdk/efd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.