LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mendikbud: Full day school bukan berarti belajar seharian di sekolah

"Saat ini sistem belajar tersebut masih dalam pengkajian lebih mendalam," kata Muhadjir

2016-08-09 09:51:00
Full Day School
Advertisement

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menggagas siswa SD dan SMP bakal diterapkan sistem belajar full day school. Menurut dia, wacana full day school bukan berarti siswa belajar sehari penuh di sekolah, tetapi memastikan peserta didik mengikuti penanaman pendidikan karakter.

"Full day school ini tidak berarti peserta didik belajar seharian penuh di sekolah, tetapi memastikan bahwa peserta didik dapat mengikuti kegiatan-kegiatan penanaman pendidikan karakter, seperti mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Saat ini sistem belajar tersebut masih dalam pengkajian lebih mendalam," kata Muhadjir di Jakarta, Selasa (9/8). Demikian dilansir dari Antara.

Mendikbud akan mengkaji masukan-masukan dari masyarakat, termasuk kondisi sosial dan geografis mana saja yang memungkinkan sistem belajar tersebut diterapkan. Misalnya di daerah mana saja yang orangtuanya sibuk, sehingga tidak punya banyak waktu di rumah.

Muhadjir menjelaskan, lingkungan sekolah harus memiliki suasana yang menyenangkan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menerapkan pembelajaran formal sampai dengan setengah hari, selanjutnya dapat diisi dengan ekstrakurikuler.

"Usai belajar setengah hari hendaknya para peserta didik tidak langsung pulang ke rumah, namun dapat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang menyenangkan, dan membentuk karakter, kepribadian, serta mengembangkan potensi mereka," jelas dia.

Dengan demikian peserta didik dapat terhindar dari pengaruh-pengaruh negatif dan kontra produktif, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan sebagainya.

Menurut Muhadjir, penerapan sistem full day school dianggap juga dapat membantu orangtua dalam membimbing anak tanpa mengurangi hak anak. Para orang tua setelah pulang kerja dapat menjemput buah hati mereka di sekolah.

Orang tua dapat merasa aman, karena anak-anak mereka tetap berada di bawah bimbingan guru selama mereka di tempat kerja.

"Peran orang tua juga tetap penting. Di hari Sabtu dapat menjadi waktu keluarga, dengan begitu komunikasi antara orangtua dan anak tetap terjaga, dan ikatan emosional juga tetap terjaga," papar Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu.

Sebelumnya diketahui, banyak kritik dari masyarakat terhadap gagasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy soal sistem belajar full day school. Sistem itu dinilai memberatkan siswa didik SD dan SMP, apalagi mereka juga harus mengerjakan PR di rumah.

Baca juga:
Mendikbud minta anak Indonesia sekolah seharian, tambah pintar atau?
Ganjar ingin wacana sekolah sehari penuh dikaji biar tak berpolemik
Wacana program full day school perlu dikaji mendalam
Ahok setuju full day school, tapi ada yang sekolah dipakai dua kali
Komisi X yakin full day school minimalisir perilaku menyimpang siswa
Sarana tak dilengkapi, sistem full day school akan membosankan murid

Advertisement
(mdk/sho)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.