Mendagri sebut Setnov kurang dukung Nurul Arifin maju Pilwalkot Bandung
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menilai Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto tidak memberikan dukungan yang penuh pada politisi Golkar Nurul Arifin buat maju di Pilwalkot Bandung tahun 2018. Padahal, Nurul punya niat buat mencalonkan diri.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menilai Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto tidak memberikan dukungan yang penuh pada politisi Golkar Nurul Arifin buat maju di Pilwalkot Bandung tahun 2018. Padahal, Nurul punya niat buat mencalonkan diri.
"Kemarin saya lihat Pak Novanto masih belum jelas ini mau mendukung Bu Nurul Arifin jadi calon Wali Kota Bandung atau tidak," kata Tjahjo, di The Sultan Hotel, Jakarta Selatan, Sabtu (26/8).
Padahal menurutnya sikap politik dari pimpinan partai sangat mempengaruhi opini publik. "Ya kalau bukan Wali Kota kan bisa masih jadi pimpinan yang lain. Nah itu kadang-kadang mempengaruhi opini publik juga," ungkapnya.
Sementara, Nurul menganggap kurangnya dukungan dari Novanto tersebut bukan disebabkan status tersangka yang tengah diemban oleh ketua DPR itu.
"Kurang mendukung penuh bukan berarti beliau tersangka menginginkan saya tidak maju, tapi sebisa mungkin jangan jauh-jauh dari beliau. Sepertinya pak Setya Novanto sayang sama saya gitu ya," ucapnya.
Baca juga:
Nurul Arifin ingin jadi wali kota perempuan pertama di Bandung
Nurul: Warga Bandung jangan takut, ada ibu yang gantikan Kang Emil
Demokrat kenalkan 4 peserta konvensi untuk Pilwalkot Bandung
NasDem perkenalkan 6 bakal calon pengganti Ridwan Kamil di Bandung
Bakal calon wali kota ini usung konsep Kota Bandung tanpa gang