LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mendagri pertanyakan anak buahnya tak hadir apel usai libur Lebaran

Tjahjo menegaskan ada sanksi bagi PNS tidak hadir dalam apel pagi.

2016-07-11 13:45:46
Kemendagri
Advertisement

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar halal bihalal sekaligus apel upacara bendera saat hari pertama aktif kembali bekerja di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (11/7). Hampir semua pegawai dari seluruh direktorat Kemendagri hadir dalam acara itu.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, setiap Senin pagi memang selalu ada apel di Kemendagri. Namun, kali ini rasanya beda kepada 5.000an pegawai.

"Kami minta para pegawai diabsen, kenapa datang terlambat. Kenapa bisa sampai tidak datang, apalagi kalau tidak ada izin khusus," kata Mendagri Tjahjo dalam apel, Senin (11/7).

Tjahjo menegaskan ada sanksi bagi PNS tidak hadir dalam apel pagi karena memperpanjang liburnya. Misal, seperti menahan mereka dari tugas dan perjalanan dinas ke daerah hingga mempertimbangkan untuk kenaikan jabatan serta pangkat kepegawaiannya.

Setelah apel ini, kata Tjahjo, juga akan berlangsung rapat internal antara eselon I dan II di lingkungan Kemendagri. Di mana agendanya adalah rencana pergantian pejabat tingkat eselon I, II dan II setelah dicermati selama 1 tahun bekerja selama ini. Pergantian ini, menurut dia adalah hal wajar terjadi.

"Selama kami melihat kalau pejabat ini tidak optimal, tidak mampu bekerjasama, akan segera kami ganti. Bukan hanya setahun sekali, bisa juga sebulan sekali," ujar Tjahjo.

Rapat yang dipimpin Sekjen Kemendagri, Yuswandi A Temenggug ini juga akan mengevaluasi penyerapan anggaran 2016 serta perencanaan anggaran 2017. Tjahjo menegaskan, mulai dari menteri sampai eselon II hingga IV bertanggung jawab penuh sebagai pengguna anggaran.

"Supaya bisa optimal dan rencana anggaran harus konkret, jangan absurd dan mengawang-awang, karena kemendagri harus bisa menjaga kewibawaannya," tambah dia.

Baca juga:
Takut ancaman Ahok, PNS DKI hadir 100 persen usai Lebaran
Sidak Pemkot Jakpus, Menteri Yuddy kecewa tak ada layanan informasi
Bank daerah diminta setop memberikan kredit konsumtif kepada ASN
20 PNS Bekasi dipecat hingga turun pangkat
Ahok bakal pecat PNS bolos usai libur Lebaran

Advertisement
(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.