Mendagri: Penempatan purna praja IPDN untuk dukung Nawacita
Sebelum penempatan, para alumni IPDN ini lebih dulu ditempa di lembaga pendidikan dan harus rela berpisah dengan keluarga. Karenanya, diyakini menimbulkan kerinduan yang mendalam.
Tepat pada tanggal 21 Oktober 2017, para alumni IPDN diberikan surat penugasan di seluruh wilayah Indonesia. Penempatan ini bertujuan untuk mendukung Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Penempatan purna praja ini memang bertujuan untuk mendukung Nawacita ketiga Bapak Presiden yakni membangun Indonesia dari pinggiran," ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.
Sebelum penempatan, para alumni IPDN ini lebih dulu ditempa di lembaga pendidikan dan harus rela berpisah dengan keluarga. Karenanya, diyakini menimbulkan kerinduan yang mendalam.
Mereka yang telah lulus akan ditempatkan di seluruh wilayah Tanah Air, dari Sabang sampai Merauke, atau tidak kembali ke daerah asal.
Tjahjo berharap lulusan IPDN dapat menggerakan dan mengorganisir masyarakat di perbatasan. "Layani masyarakat dengan baik di perbatasan, di daerah terluar," terangnya.
Baca juga:
Sinergikan kurikulum, IPDN koordinasi dengan Ditjen Polpum Kemendagri
35 Persen lulusan IPDN bakal ditempatkan di wilayah perbatasan
Ada calon praja IPDN tewas saat pendidikan di Akpol, ini kata Polri
Mendagri minta Budi Waseso obok-obok IPDN
Daftar panjang kekerasan di IPDN