LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mendagri pastikan tak bakal pangkas APBD DKI

Mendagri pastikan tak bakal pangkas APBD DKI. Tjahjo mengungkapkan ada skala prioritas dalam penganggaran. Program pemerintah pusat dan program unggulan Gubernur jangan sampai dikesampingkan dalam anggaran. Selama hal itu disepakati, Kemendagri tak akan menolak.

2017-12-05 16:18:59
APBD DKI
Advertisement

APBD DKI 2018 telah disepakati dengan DPRD di angka Rp 77,110 triliun pada rapat paripurna, Kamis (30/11) lalu. Meski begitu Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan belum menerima hasil keputusan untuk dievaluasi.

Namun, APBD yang terbilang cukup besar itu, dipastikan tidak akan dilakukan pemotongan. Tjahjo mengungkapkan ada skala prioritas dalam penganggaran. Program pemerintah pusat dan program unggulan Gubernur jangan sampai dikesampingkan dalam anggaran. Selama hal itu disepakati, Kemendagri tak akan menolak.

"Skala prioritas yang harus dimasukan di DKI adalah masalah yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan dan mengatasi kemacetan, mengatasi banjir, kemudian memberikan tempat fasilitas umum yang lebih layak. Sepanjang itu tercukupi Kemendagri akan setuju," ujarnya di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Kamis (5/12).

Kemendagri, kata politisi PDIP itu, tak akan melakukan pemotongan melainkan mengalihkan untuk skala prioritas program pemerintah daerah. Misalnya jika anggaran kunjungan kerja DPRD besar dan dibutuhkan pada pos lainnya, maka dana itu akan dialihkan untuk prioritas.

"Bukan motong bisa mengalihkan sepanjang program skala prioritas tadi belum masuk. Atau mungkin jangan sampai lebih banyak uang untuk studi banding daripada uang untuk mengatasi sampah di Jakarta. Harus seimbang pokoknya," terangnya.

Tjahjo memastikan untuk program kampanye Anies-Sandi tidak akan diganggugugat. Sebab program tersebut merupakan program jangka panjang dan jangka pendek bagi pemprov DKI. Perlu diketahui pembengkakan anggaran cukup besar saat beberapa program seperti OK Oce, KJP Plus, DP 0 persen, dan OK Otrip, dimasukkan.

"Janji kampanye Pak Anies Pak Sandi itu menjadi program jangka pendek menengah dan jangka panjang pemerintah DKI. Bagi Kemendagri jangan sampai memotong mematikan atau mengurangi atau menghambat program strategis nasional itu aja titik," tutupnya.

Baca juga:
Soal anggaran tim gubernur, Sandiaga tunggu hasil evaluasi Kemendagri
Peringatan Mendagri soal TGUPP ala Anies-Sandi
Sandiaga mengaku belum tahu nama calon anggota TGUPP
Soal TGUPP, Mendagri sebut anggaran staf ahli maksimal 15 orang
Banyak interupsi, Anies sebut anggota DPRD DKI ingin masalah tuntas

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.