LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mendagri Minta Kepala Daerah Copot Sekda Tak Patuh dan Menekan

Tjahjo mengatakan, proses kaderisasi Sekda tidak singkat. Mereka nantinya diwajibkan mampu menjabarkan visi-misi dan janji kampanye paslon bupati dan wakil bupati. Setelahnya disesuaikan dengan DPRD dalam perencanaan program, termasuk anggarannya.

2018-11-12 13:07:12
Mendagri
Advertisement

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Thahjo Kumolo meminta setiap kepala daerah tidak ragu untuk mencopot jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) yang tidak patuh. Apalagi jika sampai menyalahi jabatan dengan terjun berpolitik.

"Jadi kalau ada Sekda, SKPD, yang tidak patuh pada kepala daerah, apalagi menekan, apa ngajak bargaining, ya ganti saja. Enggak masalah. Itu kewenangan bapak ibu sekalian," tutur Thahjo di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (12/11).

Tjahjo mengatakan, proses kaderisasi Sekda tidak singkat. Mereka nantinya diwajibkan mampu menjabarkan visi-misi dan janji kampanye paslon bupati dan wakil bupati. Setelahnya disesuaikan dengan DPRD dalam perencanaan program, termasuk anggarannya.

Advertisement

Untuk itu, sudah seharusnya mereka profesional dalam bekerja. Jika pada akhirnya Sekda tidak mampu bekerjasama dengan kepala daerah, adalah lumrah melakukan penggantian.

"Jadi tolong bapak ibu sekalian jangan sampai ada Sekda ke bawah yang menekankan kepala daerah. Secara prinsip nggak bisa," jelas dia.

Tjahjo mengingatkan, hanya kepala daerah dan anggota DPRD yang boleh berpolitik lantaran jabatan itu diperoleh berdasarkan proses politik. Sementara, Sekda masuk dalam kategori Aparatur Sipil Negara (ASN).

Advertisement

"Buat surat ke saya lewat Pak Dirjen Otda atau Sekjen, ganti. Kalau enggak, ini repot," jelas Tjahjo.

Reporter: Nanda Putra Perdana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Diklat Kepala Daerah, Mendagri Singgung Malang, Jambi dan Sumut Rontok Karena Korupsi
Rombak Struktur Pengawasan Birokrasi, Mendagri dan MenPAN-RB Temui KPK
Mendagri Sebut KPK Minta Kemendagri & Kemenpan RB Rumuskan APIP Dalam 1 Bulan
Mendagri soal Anies masih 'jomblo': Menganggu atau tidak, yang merasakan gubernurnya
Mendagri sampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban Lion Air JT-610
Mendagri sebut selama 4 tahun BNPP mampu ubah wajah perbatasan Indonesia
Mendagri: Praja IPDN yang berkelahi dan narkoba langsung dipecat

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.