Mendagri minta Gubernur Sulteng bereskan masalah Wabup Morowali Utara
"Sejauh ini sanksinya belum ada, tapi kami minta gubernur mengundang mereka setelah itu baru laporan kepada kami," imbuh Tjahjo.
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumulo angkat bicara terkait dengan kemarahan Wakil Bupati Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Asrar Abdul Somad. Kemarahan itu terjadi pada saat pelantikan pejabat Eselon III. Saat itu pelantikan dipimpin Bupati Aptripel Tumimomor di Kolonode, Jumat, (9/2) kemarin.
Atas kejadian tersebut, Tjahjo menyanyangkan atas sikapnya. Seharusnya, kata dia, pemerintah daerah harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Sebab, sebagai pemimpin daerah harus memiliki jiwa kepemimpinan dan kesabaran yang tinggi.
"Saya kira setiap orang yang menjadi pemerintah daerah harus memberi contoh baik dalam bangun komunikasi baik sesama pimpinan daerah," katanya di Kuningan Royal Hotel, Jakarta Selatan, Sabtu, (10/2).
Atas kejadian ini, Mendagri meminta kepada Gubernur Sulawesi Tengah untuk turut mengundang dan mengkaji lebih dalam. Menurutnya, Gubernur memiliki peran di dalam pengawasan dan pembinaan terhadap pimpinan daerah.
"Sejauh ini sanksinya belum ada, tapi kami minta gubernur mengundang mereka setelah itu baru laporan kepada kami," imbuhnya.
Sebelumnya, kemarahan Wakil Bupati Morowali itu dipicu karena tidak adanya prosedur yang benar. Salah satunya adalah ketidak keterlibatannya dia dalam pembahasan di Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperja).