Mendagri mengaku sudah ingatkan kepala daerah area rawan korupsi
Mendagri Tjahjo Kumolo mengaku sudah mengingatkan para kepala daerah dan anggota DPRD terkait titik rawan korupsi. Pernyataan ini dilontarkan Tjahjo menanggapi Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara Rabu malam (13/7).
Mendagri Tjahjo Kumolo mengaku sudah mengingatkan para kepala daerah dan anggota DPRD terkait titik rawan korupsi. Pernyataan ini dilontarkan Tjahjo menanggapi Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara Rabu malam (13/7).
"Mulai saya masuk mendagri, mengingatkan kepala daerah dan DPRD harus memahami area rawan korupsi," ungkapnya sebelum mengikuti Rakor permasalahan Papua terkait Pilkada 2018 di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (14/7).
Dia mengingatkan kepada kepala daerah dan DPRD memahami titik rawan korupsi menyangkut dengan perencanaan anggaran, belanja hibah bansos, retribusi pajak barang dan jasa, serta jual beli jabatan. Sebab kelima hal tersebut sangat rawan diselewengkan.
"Seharusnya sudah paham untuk dihindari," cetus Tjahjo.
Tjahjo mendorong KPK untuk terus melakukan operasi tangkap tangan. Namun dia menilai, kunci pemberantasan korupsi kembali kepada individunya.
"Sekarang Batu Bara ya, kembali lagi ke orangnya, saya kira silakan KPK untuk terus melakukan OTT karena kuncinya kembali kepada individunya," pungkasnya.(mdk/bal)