LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mendagri minta Pemda beli barang di toko untuk dibagikan ke korban gempa

Ia menegaskan telah meminta Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola untuk membeli minuman dari toko yang tutup.

2018-09-30 13:52:11
Mendagri
Advertisement

Mendagri Tjahjo Kumolo meluruskan pemberitaan bahwa korban gempa boleh mengambil barang di toko yang tutup. Beredar kabar terjadi penjarahan dilakukan warga Palu terhadap beberapa toko atau minimarket yang tengah tutup.

Ia menegaskan telah meminta Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola untuk membeli minuman dari toko yang tutup.

"Dalam rapat saya minta pemda untuk memfasilitasi beli minuman dan makanan di toko yang jual, berikan dulu kepada pengungsi dan yang dirawat di rumah sakit. Cari yang punya toko, dibeli dulu, dan saya minta pengawalan Satpol PP dan polisi, kemudian dibagikan makanan tersebut," kata Tjahjo dalam pesan singkat, Minggu (30/9).

Advertisement

Saat peristiwa berlangsung, lanjut Tjahjo, bantuan baru masuk ke Palu pada malam harinya dari daerah sekitar. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan mendesak pengungsi dan korban bencana, Mendagri dan sejumlah pejabat yang sedang berada di Palu bergotong royong mengumpulkan uang untuk membeli makanan dan minuman bagi masyarakat.

"Kondisi darurat, makanan dan minuman belum masuk, toko tutup; (jadi) ya membantu masyarakat yang perlu makan dan minum. Dan saya minta langsung ke Gubernur (Sulteng Longki Djanggola) membeli minuman dari toko yang tutup, (menggunakan) uang gotong royong, saya ikut membeli juga," tegasnya.

Untuk itu, Tjahjo membantah adanya penjarahan yang dilakukan warga Palu di sejumlah toko maupun minimarket. Dia menceritakan pengalamannya melihat sejumlah warga mengambil makanan dan minuman berhamburan dari kios yang runtuh di Bandara Mutiara SIS AL-Jufrie.

Advertisement

"Bandara kondisi runtuh, tidak ada yang menunggu, listrik mati. Halaman Bandara buat pengungsi. Ada toko di Bandara yang rusak akibat gempa, makanan dan minuman berhamburan kemudian diambil masyarakat. Jadi bukan penjarahan, saya melihat kejadian itu," ujarnya.

Baca juga:
Listrik di Donggala, Sigi dan Parigi Moutong padam dan jaringan komunikasi lumpuh
Terdesak kebutuhan, korban gempa Palu ambil barang di mini market
PLN kirim ratusan tim gabungan bantu percepatan recovery pasokan listrik
Usai gempa dan tsunami, 71 WNA di Sulteng masih tersebar di sejumlah tempat
832 Korban meninggal akibat gempa di Sulteng dimakamkan secara massal
Tenda darurat terbatas, korban gempa Palu banyak berteduh di bawah pohon
Menkopolhukam bentuk Satgas Tanggap Darurat gempa & tsunami Palu

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.