Mendagri Akui Sempat Ingatkan Gubernur Kepri Terkait Masalah Korupsi
Dia menjelaskan kasus yang menjerat Nurdin sudah ada pada 2018. Sebab itu, dia pun menyerahkan sepenuhnya kepada pihak KPK.
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku selama dua tahun terakhir mengingatkan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun terkait beberapa area-area rawan korupsi. Tjahjo pun turut prihatin terkait kasus yang menjerat Nurdin di KPK.
"Selama dua tahun sih, beliau orang yang selalu minta saran ke saya. Saya ingatkan masalah set, masalah area-area rawan korupsi," kata Tjahjo usai menghadiri Tjahjo Acara Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) di Istana Wakil Presiden Jakarta, Jumat (12/7).
Dia menjelaskan selama dua tahun terakhir selalu berkomunikasi dengan Nurdin. Dalam rangka untuk otorita Batam. Mulai dari persiapan eks-office, integrasi program pemkot, pemda, hingga Batam.
"Dan setiap hal yang menyangkut aset Pemkot Batam kami tembuskan juga ke KPK. Untuk terus komunikasi berkoordinasi," ungkap Tjahjo.
Dia menjelaskan kasus yang menjerat Nurdin sudah ada pada 2018. Sebab itu, dia pun menyerahkan sepenuhnya kepada pihak KPK.
"Penegakan hukum silakan jalan, berproses, wagub akan kooperatif menjelaskan dengan detail sehingga tata kelola pemerintahan akan jalan terus," kata Tjahjo.
Baca juga:
Raut Gubernur Kepri Nurdin Basirun Saat Ditahan KPK
Nurdin Basirun Masuk Rutan KPK, Wagub Kepri Dipanggil Mendagri
KPK Tahan Gubernur Kepri Nurdin Basirun
KPK Tunjukkan barang Bukti Hasil OTT Gubernur Kepulauan Riau
KPK Sesalkan Perizinan Jadi Ajang Kepala Daerah Mengeruk Keuntungan
Kronologi KPK Tangkap Tangan Gubernur Kepulauan Riau