LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mendadak pintu masuk keberangkatan Bandara Solo jadi catwalk

Mendadak pintu masuk keberangkatan Bandara Solo jadi catwalk. Pameran batik ini untuk memperingati hari batik nasional. Pertunjukan catwalk juga diisi dengan pementasan kesenian gamelan Jawa.

2016-09-30 23:37:00
Solo
Advertisement

Ada yang berbeda di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Jumat (30/9) sore. Sajian istimewa menyambut para penumpang digelar di lobi keberangkatan bandara terbesar se-Jawa Tengah dan daerah istimewa itu.

Tepat di tengah pintu masuk keberangkatan, disajikan kesenian gamelan Jawa lengkap dengan sinden yang melantunkan gending-gending Jawa. Tak lama kemudian belasan pasukan drumband yang berkostum ala prajurit keraton ikut memasuki area lobi bandara. Dengan berbaris rapi mereka pun melantunkan sejumlah nada.

Di depan pintu masuk keberangkatan pun sudah disiapkan sebuah catwalk dengan beralaskan karpet merah sepanjang sekitar 25 meter. Di situlah sejumlah peragawati memamerkan rancangan busana batik nan elok untuk para penumpang yang akan berangkat dan pulang.

"Acara peragaan busana ini selain mengenalkan batik untuk para wisatawan juga dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2 Oktober mendatang. Fashion Show 'Gorgeous Batik' ini sengaja diselenggarakan di Bandara Internasional Adi Soemarmo sebagai pintu masuk bagi wisatawan ke Kota Solo," ujar General Manager The Sunan Hotel Solo, Retno Wulandari.

Kegiatan Fashion Show ini terang Retno, menampilkan koleksi batik rancangan desainer kenamaan Kota Solo Neny Livia dan Robin Karebet dengan 12 rancangan busana. Neny Livia, kata Retno, mengeksplorasi batik bertema wayang. Sedangkan Robin Karebet mengkombinasikan motif batik dari Solo, Yogyakarta dan Pekalongan yang dikenal sebagai lumbung batik nasional.

"Kami ingin ikut serta dalam memperkenalkan batik kepada seluruh wisatawan yang datang ke Solo melalui bandara," katanya.

Retno menambahkan pelaku industri pariwisata seharusnya bisa menangkap potensi wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang datang melalui Adi Soemarmo.

Kegiatan Fashion Show Gorgeous Batik, imbuh dia, sekaligus sebagai peluncuran slogan 'Solo ya Sunan' yang diselenggarakan The Sunan Hotel Solo. Tujuannya adalah untuk mengangkat kekayaan dan tradisi Kota Solo.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Abdullah Usman berharap kegiatan tersebut bisa dijadikan agenda tahunan. Dengan demikian wisatawan mancanegara terutama, bisa mengenal batik dan budaya lainnya yang berasal dari Solo dan Indonesia.

"Kami sudah mendapat perintah dari atasan setiap ada momentum seperti ini kita adakan kegiatan di bandara. Selama ini momentumnya hanya Idul Fitri dan Natal. Semoga ke depan lebih banyak lagi," pungkasnya.

Sementara pantauan di bandara, ratusan penumpang yang akan berangkat dan tiba di Adi Soemarmo nampak terhibur dengan kegiatan tersebut. Mereka tak hanya menonton, sejumlah penumpang mengabadikan momen tersebut dengan foto telepon genggam, serta berselfie.(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.