Mencoba kabur saat ditangkap, satu bandar narkoba ditembak polisi
Penangkapan ketiga bandar narkoba ini terjadi pada Jumat (24/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Satu tersangka Mukhlis Hadi terpaksa harus ditembak di bagian kaki kanannya. Sebelum timah panas menembus kaki tersangka, polisi terlebih dulu mengeluarkan tembakan peringatan.
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Aceh meringkus tiga bandar narkoba. Satu diantara terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha kabur dari sergapan petugas.
Penangkapan ketiga bandar narkoba ini terjadi pada Jumat (24/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Ketiganya ditangkap di Gampong Benteng, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur. Ketiga bandar sabu itu adalah Mukhlis Hadi (45), Sulaiman (47) dan Ismail (27).
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan mengatakan, satu tersangka Mukhlis Hadi terpaksa harus ditembak di bagian kaki kanannya. Sebelum timah panas menembus kaki tersangka, polisi terlebih dulu mengeluarkan tembakan peringatan.
"Karena berusaha melarikan diri saat ditangkap, setelah sebelumnya diberi tembakan peringatan ke udara," kata Kombes Pol Goenawan, Sabtu (25/2) di Banda Aceh.
Polisi mengamankan barang bukti 1 bungkus 100 gram sabu usai menggerebek rumah tersangka.
Baca juga:
Paket sabu jatuh dari atap rumah Ervan Teladan
Polisi sita sabu 3,3 kg saat penggerebekan, pelaku kabur ke Malaysia
Anggota DPRD Depok pakai sabu karena masalah rumah tangga
Jalani tes urin, anggota DPRD Depok positif konsumsi narkoba
Razia di diskotek Medan, 21 pengunjung positif narkoba
Buron dua pekan, anggota DPRD Depok disergap di jalan Jatimulya