LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menanti akhir kisah Simon vs \'Koboi\' Kapten Lutfi

Bagaimana babak akhir kisah koboi yang jadi heboh lantaran diunggah di Youtube ini?

2012-05-03 08:34:39
koboi palmerah
Advertisement

Kapten Lutfi, koboi Palmerah yang mengumbar tembakan saat adu mulut dengan pengendara motor kini menjadi buah bibir. Akibat ulahnya, korps TNI dibikin repot. Bagaimana akhir kisah koboi yang jadi heboh lantaran diunggah di Youtube ini?

Aksi bak koboi jalanan itu terjadi pada Senin (30/4) lalu di Jalan Palmerah Barat, Jakarta. Aksi jalanan melibatkan pengendara Toyota Avanza warna hijau lumut dengan pelat nomor mobil TNI 1394-00, serta seorang pemotor Vespa LX yang belakangan diketahui identitasnya bernama Simon. Simon diketahui tinggal di rumah tantenya di Jl Mawar No 16 RT 006/001 Kel Jati Pulo Jakarta Barat.

Awal mula insiden itu, kendaraan sama-sama melaju dari arah Kebayoran Lama, berhenti tepat di lampu merah depan Apartemen Permata Senayan. Pengemudi Avanza turun karena dihadang pemotor. Tanpa diketahui penyebabnya, kedua pria tersebut berkelahi. Postur pengendara motor yang jauh lebih besar membuat pengemudi Avanza tersudut. Di tengah perkelahian tiba-tiba saja terdengar suara tembakan.

Dalam video berdurasi dua menit itu, tampak jelas perkelahian antara pengendara mobil dengan pengendara Vespa. Pengendara mobil dengan pelat nomor TNI membawa pistol di tangan kanannya. Pria itu bercelana warna krem dengan baju putih, sambil membawa tas. Sementara pengendara Vespa berkaos biru dan bercelana pendek.

Tak ada yang berani menghentikan aksi 'Koboi Palmerah' di lokasi kejadian. Pengendara jalan yang melintas hanya melihat tanpa berani menghentikan aksi sang Kapten Lutfi TNI AD yang membawa pistol dan besi.

Untungnya saat itu melintas dua orang anggota Polisi Militer TNI AD. Mereka adalah Serda Bangun dan Kopka Wakidi. Keduanya langsung menggiring Kapten Lutfi ke Pomdam Jaya. Tapi di tengah jalan, Kapten Lutfi meminta izin menjenguk orang tuanya yang sakit.

"Serda Bangun memberikan izin dengan jaminan Kartu Tanda Anggota atas nama Kapten Lutfi," terang sumber merdeka.com, Rabu (2/5).

Saat ini kasus masih ditangani anggota Pomdam Jaya. Kapten Lutfi sendiri sudah mengakui kesalahannya. Dia mengaku emosi karena pintu mobilnya ditendang oleh pengendara motor. Luthfi masih menjalani pemeriksaan oleh polisi militer. Jika terbukti bersalah, sanksi tegas menunggunya.

Bagaimana tanggapan TNI? TNI AD pun mengucapkan terima kasih pada pengunggahnya. Berkat video itu, TNI memiliki bukti yang cukup untuk melakukan proses hukum pada Kapten A sang 'Koboi Palmerah'.

"Saya sebenarnya berterima kasih juga sama penyebar video itu, karena dia kita tahu ada anggota kita yang melanggar disiplin," ujar Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI Angkatan Darat (AD), Brigjen Pandji Suko Hari dalam keterangan persnya di Mabes TNI Jakarta, Rabu (2/5).

Tapi Pandji juga menyayangkan adegan saat Kapten A dipiting tidak ikut diunggah. Menurut TNI AD, kapten A lebih dulu dianiaya.

TNI pun berjanji akan melakukan pembenahan soal disiplin berlalu lintas. Jangan sampai ada anggota TNI yang melanggar aturan lalu lintas, termasuk menerobos jalur busway.

"Sebenarnya masalah disiplin, kita sudah lakukan tiap apel. Saya sudah ingatkan berlalu lintas yang baik jangan sampai menyerobot jalur busway," tutup jenderal bintang satu ini.(mdk/war)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.