Menangkan Puti, Mapan dirikan posko konsultasi dan komunikasi di Lingkar Wilis
Masyarakat Peduli Pangan (Mapan) Jawa Timur bergerak untuk memenangkan Puti Guntur Soekarno sebagai Wakil Gubernur. Mereka mendirikan posko untuk melakukan konsultasi dan komunikasi di wilayah Lingkar Wilis.
Masyarakat Peduli Pangan (Mapan) Jawa Timur bergerak untuk memenangkan Puti Guntur Soekarno sebagai Wakil Gubernur. Mereka mendirikan posko untuk melakukan konsultasi dan komunikasi di wilayah Lingkar Wilis.
"Posko ini bukan sekedar posko pemenangan, tapi juga tempat bagi masyarakat di sekitar hutan bisa berkonsultasi dan berkomunikasi tentang pemahaman perhutanan sosial dan cara pemberkasan izin," kata Ketua DPD Mapan Jatim Purwadi, dalam acara Sosialisasi Perhutanan Sosial di Lapangan Desa Maguan,Kecamatan Brebek, Kabupaten Nganjuk.
Purwadi mengatakan, pendirian posko serbaguna ini dilakukan setelah dilakukan deklarasi bersama Puti Guntur Soekarno di Surabaya. Dalam deklarasi itu ada komitmen Puti dengan DPD Mapan untuk membangun posko-posko perhutanan sosial di desa-desa wilayah Lingkar Wilis.
Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Desa Bangle, Sukarjiyo mengungkapkan banyak masyarakat yang tinggal di sekitar hutan wilayah Lingkar Wilis, mereka tidak mengetahui apa itu perhutanan sosial.
"Kami yang selama ini bekerja merambah hutan, tidak pernah mendapatkan sosialisasi. Kami bersedia, rumah saya dijadikan posko," ujarnya.
Mapan siap menangkan Puti ©2018 Merdeka.com
Kelompok tani, lanjut dia, sebenarnya menginginkan adanya sosialisasi mengetahui kondisi hutan dan aturan-aturan yang ada di dalamnya. Dengan begitu, kelompok tani area hutan bisa menyesuaikan apa yang dilakukan terhadap hutan.
"Kami ingin ada pihak yang memberikan pengertian mengenai kehutanan supaya kami tidak salah," jelas Sukarjiyo.
Sementara di Desa Cupak Ngusikan, Kabupaten Jombang, Puti Guntur Soekarno menyampaikan komitmennya untuk mengawal Program Perhutanan Sosial yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.
"Ini progam presiden kita. Tidak hanya saya, masyarakat dari manapun wajib menyukseskan program ini. Baik itu Bupati maupun Gubernur. Tak boleh ada siapapun yang menghalang-halangi program Presiden Jokowi untuk meningkat kesejahteraan rakyat," katanya.
(mdk/hhw)