LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menangis sampai meratapi bisa membuat orang yang meninggal tersiksa

Ustaz Syamsul Arifin Nababan, pendiri pondok pesantren mualaf Annaba-center menjelaskan, menangis tidak membatalkan puasa.

2017-06-12 08:00:00
Ramadan 2017
Advertisement

Kehilangan orang tercinta menghadap Sang Pencipta sangat menyakitkan dan menyedihkan. Tentunya setiap orang tidak akan bisa menahan air mata ketika orang yang disayang itu pergi untuk selama-lamanya.

Namun bagaimana ketika kepergian itu di bulan Ramadan, apakah air mata atau menangis membatalkan puasa?

Ustaz Syamsul Arifin Nababan, pendiri pondok pesantren mualaf Annaba-center menjelaskan, menangis tidak membatalkan puasa.

"Mengeluarkan air mata karena menangis tidak membatalkan puasa dan tidak mempengaruhi apa pun terhadap puasanya," kata ustaz Syamsul kepada merdeka.com, Minggu (12/6).

Sebenarnya, lanjut Syamsul, tangisan berlebihan dari keluarga atau kerabat bisa membuat yang meninggal tersiksa. Jadi jangan sampai meratapi karena bisa berdosa.

"Kalau sampai meratapi berdosa. Dan bisa membuat yang meninggal tersiksa dengan ratapan keluarganya," ujarnya.

Namun mengeluarkan air mata karena menangisi dosa diri sendiri akan mendapatkan pahala. "Mengeluarkan air mata karena menangisi dosa mendapatkan pahala," tutup Syamsul.(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.