LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menaker Dukung Usulan ILUNI UI Kembangkan SDM Indonesia

Pihak ILUNI mengajukan usulan kerja sama untuk mengembangkan program pelatihan vokasi serta berwirausaha bagi para calon tenaga kerja agar siap memasuki pasar kerja.

2019-09-30 19:43:56
Berita Kemnaker
Advertisement

Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri, menerima audiensi Ketua Umum dan Pengurus Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI). Pertemuan ini membahas usulan kerja sama pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

"Kita mengajukan program kerja sama yang nantinya akan dikolaborasikan dengan Kemnaker. Kita ingin pemerintah dan akademisi perguruan tinggi bisa bersama-sama memajukan SDM Indonesia," kata Ketua ILUNI Periode 2019-2022, Andre Rahadian di kantor Kemnaker Jakarta pada hari Senin (30/9).

Andre mengatakan, pihak ILUNI mengajukan usulan kerja sama untuk mengembangkan program pelatihan vokasi serta berwirausaha bagi para calon tenaga kerja agar siap memasuki pasar kerja.

Advertisement

"Kita mendukung upaya-upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Saat ini, UI telah memiliki Learning Centre 4.0 yang di dominasi dari kalangan Millenials. Ini bisa kita manfaatkan secara optimal," kata Andre.

©2019 Merdeka.com

Advertisement

Menaker Hanif menyambut baik usulan kerja sama ILUNI UI. Menurutnya, pengembangan SDM Indonesia tak hanya dilakukan pemerintah, tetapi membutuhkan serta melibatkan pihak terkait lainnya, termasuk dari kalangan akademisi.

"Dalam menyiapkan SDM yang unggul tentu perguruan tinggi memiliki peran yang sentral guna menciptakan SDM yang memiliki pemikiran yang adaptif," kata Hanif.

Menurut Hanif, saat ini peran perguruan tinggi masih didominasi oleh pendidikan formal saja. Padahal, saat ini diperlukan pendidikan berbasis pelatihan guna menghasilkan SDM yang kompeten, serta pemberian edukasi dalam menyikapi era digitalisasi saat ini.

"Terkait tahap implementasi kerjasamanya nanti, perlu untuk dibahas lebih lanjut di dalam forum Focus Group Discussionyang melibatkan para praktisi ahli guna menyiapkan kurikulum vokasi yang tepat," kata Hanif.

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.