Menakar Keterwakilan Perempuan di Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Sejauh ini, sejumlah kalangan maupun politisi perempuan telah dipanggil Presiden Jokowi untuk diminta menjadi menteri di periode kedua kepemimpinannya. Mereka adalah ekonom Sri Mulyani, politisi Siti Nurbaya, politisi PKB Ida Fauziyah.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil sejumlah nama untuk membantu di pemerintahan periode keduanya. Mereka yang datang merupakan tokoh politik dan profesional dengan beragam kemampuan.
Pada kabinet 2014-2019, tercatat delapan menteri perempuan membantu kinerja Jokowi-Jusuf Kalla. Banyak di antara mereka mendapat kesempatan mengisi pos menteri strategis penunjang kemajuan bangsa.
Sejauh ini, sejumlah kalangan maupun politisi perempuan telah dipanggil Presiden Jokowi untuk diminta menjadi menteri di periode kedua kepemimpinannya. Mereka adalah ekonom Sri Mulyani, politisi Siti Nurbaya, politisi PKB Ida Fauziyah.
Dalam pemilihan menteri, Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) berharap Presiden Jokowi memperhatikan keterwakilan perempuan. Salah satunya memberi kesempatan kader perempuan dari Partai Golkar.
Ketua KPPG Hetifah Sjaifudian menjelaskan, harapan ini selaras dengan komitmen Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang memberikan kesempatan untuk kader perempuan berkiprah di kepemimpinan politik. Demi mewujudkan itu, sejumlah kader perempuan partai berlambang pohon beringin ini sudah disiapkan.
"Kami kader perempuan Partai Golkar yang tergabung dalam KPPG siap menyumbangkan kader perempuan potensial, dengan kapasitas, profesionalitas, dedikasi dan integritas yang telah teruji untuk ikut berkiprah mengisi kabinet periode ke-2 Presiden Jokowi," kata Hetifah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (22/10).
Partai Golkar, kata Hetifah, terus mengajak banyak pihak mendorong hadirnya keterwakilan perempuan dalam posisi legislatif maupun eksekutif. Sehingga banyak sektor nanti tumbuh para perempuan yang hebat memajukan negara.
"Kesatuan Perempuan Partai Golkar mengimbau agar Partai Golkar dan seluruh komponen bangsa akan terus berjuang meningkatkan keterwakilan perempuan yang bermakna dalam setiap sendi kehidupan bernegara demi kemajuan bangsa," ujar dia.
Presiden Joko Widodo masih terus memanggil sejumlah calon menteri ke Istana Kepresidenan Jakarta. Rencananya mereka akan diperkenalkan kemudian dilantik pada Rabu (23/10).
Baca juga:
Co-CEO Gojek: Kami Doakan Terbaik untuk Nadiem
Bertemu Jokowi, Ida Fauziyah Bahas soal Tenaga Kerja
Menagih Terobosan Siti Nurbaya Atasi Kebakaran Hutan
PAN Soal Prabowo Jadi Menteri: Saya Enggak Kebayang Capres Raker Sama Komisi I
Profil Ida Fauziyah, 20 Tahun Jadi Anggota DPR Kini Jadi Calon Menteri Jokowi
Berhadiah Rp 2 Miliar, Peserta Sayembara Desain Ibu Kota Baru Capai 762 Orang
Abdul Halim Iskandar, Kakak Kandung Cak Imin Bakal Jadi Menteri Jokowi