LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menag Tegaskan Kasus Intoleransi di Bantul Sudah Selesai

Dia mengungkapkan, pada hakekatnya tidak ada dan tak boleh ada ketentuan yang melarang seseorang untuk tinggal bersama-sama di seluruh wilayah tanah air berdasarkan perbedaan. Apakah itu perbedaan etnis, suku, dan agama.

2019-04-03 23:38:23
Lukman Hakim Saifuddin
Advertisement

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menegaskan, kasus intoleransi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta sudah diselesaikan. Penyelesaian masalah dilakukan secara musyawarah bersama seluruh pihak terkait, pada akhirnya bisa dicapai titik temuan.

"Alhamdulillah semua bisa dimusyawarahkan dan dicapai titik temu," katanya di GOR Pandawa, Solo Baru, Sukoharjo, Rabu (3/4) malam.

Dia mengungkapkan, pada hakekatnya tidak ada dan tak boleh ada ketentuan yang melarang seseorang untuk tinggal bersama-sama di seluruh wilayah tanah air berdasarkan perbedaan. Apakah itu perbedaan etnis, suku, dan agama.

Advertisement

"Dan Alhamdulillah masyarakat di sana bisa memahami ini dan mencabut ketentuan itu. Kita sangat bersyukur pada akhirnya kearifan masyarakat itu sendiri yang mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang menurut saya semata-mata karena kesalahpahaman atau ketidaktahuan saja," jelasnya.

Menurut Lukman, pelarangan tinggal yang dikarenakan beda agama, belum masuk dalam permasalahan ideologis dan radikalisme. Namun semata-mata hanya karena kekhilafan saja. Apalagi pada akhirnya warga mau mencabut aturan tersebut tanpa adanya resistensi.

Sebelumnya, seorang warga bernama Slamet Jumiarto yang ingin mengontrak di RT 8, Padukuhan Karet, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul mendapatkan penolakan warga. Peraturan di padukuhan tersebut tidak memperbolehkan warga non Muslim bermukim di wilayah tersebut.

Advertisement

Baca juga:
Larangan Warga Beda Keyakinan Bermukim di Desa Pleret Bantul Akhirnya Dicabut
Bupati Bantul Minta Aturan Warga Beda Keyakinan Dilarang Bermukim Dihapus
Gara-Gara Beda Keyakinan, Slamet Ditolak Mengontrak Rumah di Bantul
Mirip Isu Sektarian di RI, Kematian Petugas Damkar Picu Ketegangan Rasial di Malaysia
Dituding Masukkan Warga Muslim Uighur ke Kamp Tahanan, Ini Klarifikasi Kedubes China
Melihat Sejarah Penyebab Muslim Uighur Alami Diskriminasi

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.