LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menag: Saat ini masyarakat cenderung memikirkan yang tak perlu diperdebatkan

Menurut Lukman, dewasa ini salah satu penyebab perpecahan adalah karena seseorang memiliki sifat fanatik berlebihan tentang sesuatu, namun tidak memiliki pengetahuan luas tentang yang dibahas.

2017-11-06 02:04:00
Lukman Hakim Saifuddin
Advertisement

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, berharap generasi muda di seluruh Tanah Air berpikiran lebih luas dalam membangun bangsa dan negara. Menurutnya, sangat membuang waktu bila melakukan hal tak berguna.

"Saat ini generasi muda dan umumnya masyarakat cenderung memikirkan sesuatu yang rasanya tidak perlu diperdebatkan bersama," kata Lukman saat memberikan kuliah umum di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Pariaman, Sumatera Barat. Demikian dikutip dari Antara, Minggu (5/11).

Lukman mengajak masyarakat khususnya para generasi muda agar lebih memikirkan lebih jauh hal-hal positif ke depan. Harapannya membangun bangsa dan negara.

Dia juga menekankan pada masyarakat saat ini supaya tak mudah terpecah belah akibat berita hoax. Lukman kemudian mencontohkan kisah di zaman zaman Khalifah Utsman bin Affan. Dia difitnah oleh muslim karena dituduh melakukan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan cenderung hanya berpihak kepada kerabat dekat saja selama memimpin. Hal tersebut berujung kepada pembunuhan.

Kemudian, pada zaman kepemimpinan Ali Bin Abi Talib juga difitnah oleh berita bohong yang dilontarkan masyarakat dan berujung kepada kematiannya.

"Ali Bin Abi Thalib tewas dibunuh oleh muslim penghafal Alquran karena menerima berita sepihak yang menyebutkan bahwa pemimpinnya tidak adil," ujar dia.

Belajar dari dua contoh kisah di atas, masyarakat khususnya generasi muda diharapkan tidak asal menerima suatu informasi atau berita tanpa melakukan filterisasi.

Dia juga menyampaikan bahwa dewasa ini salah satu penyebab perpecahan adalah karena seseorang memiliki sifat fanatik berlebihan tentang sesuatu, namun tidak memiliki pengetahuan luas tentang yang dibahas.

Baca juga:
Menag yakin komitmen Raja Salman untuk santuni korban crane
Menag keluhkan minimnya petugas ibadah haji
Menag imbau pelajar muslim belajar esensi Islam yang moderat
Menteri Lukman sebut tak ada perbedaan dalam mengamalkan ajaran agama
Menag: Konflik di dunia seringkali membawa-bawa agama
Menag nilai semua agama mengajarkan kejujuran dan persamaan di depan hukum
Sudah ada BPJH, MUI masih berwenang beri cap Halal

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.