LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Memprihatinkan, temuan HIV/AIDS di Makassar capai 9.302 kasus

Penderita HIV/AIDS ini, kata dr Hadarati lagi, tidak menular di kolam renang atau toilet, berjabat tangan, batuk atau bersin, menggunakan alat makan bergantian bahkan berciuman karena penularannya itu melalui cairan yang keluar dari tubuh penderita.

2017-10-05 14:18:27
HIV/AIDS
Advertisement

Penderita HIV/Aids di Kota Makassar mencapai 9.032 kasus. Angka tersebut merupakan data akumulatif dari tahun 2005 sampai Juni 2017.

Dari jumlah tersebut, tercatat penderita HIV sebanyak 6.760 kasus. Sedangkan penderita Aids sebanyak 2.542 kasus.

"Khusus posisi Juni 2017 sebanyak 512 kasus. Kita pemerintah kota tentu tidak bisa jalan sendiri, kita membutuhkan kerja keras dan pendekatan baru yang lebih progresif agar ke depan situasi HIV/AIDS bisa terkendali. Khususnya peran media sangat kita harapkan karena lewat pemberitaanlah bisa membantu secara masif penyebaran informasi mengenai penyakit HIV/AIDS dan bagaimana pengelolaannya," kata Syamsu Rizal, ketua harian Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Makassar yang juga Wakil Wali Kota Makassar, saat bicara dalam kegiatan pelatihan HIV/AIDS bagi media di Hotel Jolin Makassar, Kamis, (5/10).

Pria yang akrab disapa Daeng Ical ini menjelaskan, data tersebut hasil pendataan petugas dalam kurun waktu 12 tahun terakhir. Oleh karena itulah, semua pihak masih harus kerja keras dan menggunakan segala sumber dana dan daya secara efektif dan efisien agar kurun waktu 5 - 10 tahun ke depan dapat mengendalikan penyakit HIV/AIDS.

Dalam kesempatan yang sama, dr Hadarati Razak, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Makassar mengatakan, dari ribuan penderita tidak semuanya masih bertahan hingga saat ini. Sebagian di antaranya itu sudah ada yang meninggal dunia. Hanya saja, datanya belum ter-update dengan baik karena sebagian sudah hilang komunikasi.

"Sebagian besar penderita itu sudah meninggal dunia, yang tinggal adalah pasangannya atau istrinya yang ikutan terinfeksi sehingga mengancam bayinya jika istrinya ini menikah lagi. Inilah yang terus kita dampingi agar virusnya tidak menyebar," kata dr Hadarati Razak.

Dia menambahkan, sebelumnya penularan penyakit HIV/AIDS di Makassar paling banyak karena penggunaan jarum suntik bersama-sama. Sebab dalam temuan, penderita paling banyak pengguna narkoba jenis kokain.

Namun kini, penderita penyakit tersebut karena penularan melalui hubungan seksual.

"Sederhananya HIV atau virus yang menyerang kekebalan tubuh manusia ini hanya menular melalui hubungan sex berganti-ganti pasangan tanpa menggunakan kondom, penggunaan jarum suntik bergantian, transfusi darah dan dari ibu ke anak melalui air susu," jelasnya.

Penderita HIV/AIDS ini, kata dr Hadarati lagi, tidak menular di kolam renang atau toilet, berjabat tangan, batuk atau bersin, menggunakan alat makan bergantian bahkan berciuman karena penularannya itu melalui cairan yang keluar dari tubuh penderita.

"Seringkali karena ketidaktahuan kita terhadap penyakit HIV/AIDS sehingga seringkali kita men-stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV dan AIDS (ODHA). Inilah yang sering dijumpai di tengah masyarakat sehingga kita kerap mendapati orang dengan sengaja menghindari ODHA, menganggapnya sebagai penyakit kutukan bahkan yang bersangkutan cenderung dianggap "nakal", padahal belum tentu," jelas dr Hadarati Razak.

Baca juga:
Jumlah kasus HIV/AIDS di Jakarta masuk empat besar nasional
Mengaku idap penyakit HIV, perempuan ini bikin pria hendak memperkosanya ketakutan
Gubernur Aher: Jangan asingkan orang pengidap HIV AIDS
Lima dari 14 peserta party gay di Surabaya terindikasi HIV/AIDS
7 Perempuan di Cilacap positif HIV, 5 di antaranya baru melahirkan
Strategi Pertamina kurangi penyebaran HIV/AIDS di wilayah operasi
Satu tersangka pasangan homo di Aceh dikabarkan terinfeksi HIV

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.