Membelot, PDI Perjuangan usulkan Heru Joko Widodo dipecat
Heru dan empat kader PDIP lain diusulkan dipecat karena mendukung pasangan lain.
PDI Perjuangan cabang Bantul mengusulkan kadernya Heru Joko Widodo dipecat dari partai karena menentang keputusan DPP PDI perjuangan yang merekomendasikan pasangan Sri Suryawidati dan Misbakul Munir dalam Pilkada di Bantul.
Joko yang merupakan pengurus PAC PDI Perjuangan di Bantul tidak sendiri, dia dan empat kader lainnya juga turut diusulkan dipecat karena mendukung pasangan lain. Empat kader lainnya yaitu Basuki Rahmat, Rajut Sukasworo, Sutanto nugroho dan Mujimin.
"Kami pengurus DPD PDI Perjuangan menerima surat usulan pemecatan dari DPC Bantul untuk lima kader tersebut," kata Bambang Praswanto ketua DPD PDI Perjuangan Yogyakarta saat menggelar konferensi pers, Kamis (3/12).
Hal serupa juga dilakukan terhadap Sri Muslimatun calon wakil Bupati Sleman yang melawan keputusan DPP PDI Perjuangan.
"Kami pecat juga, karena melawan instruksi partai. Kami PDI Perjuangan punya target pemenangan, karena itu kalau ada yang membelot kita akan tegas. Surat usulan ini akan kita kirim ke DPP untuk ditindaklanjuti," tegasnya.
Konsekuensi pemecatan tersebut para kader yang dipecat tidak boleh lagi menggunakan atribut PDI Perjuangan apalagi berkampanye untuk pasangan calon bupati lain atas nama PDI Perjuangan.
"Ada yang pakai jas merah, keliling kampanye, ini mengaburkan suara dan masyarakat. Tidak boleh lagi pakai atribut saat kampanye," tandasnya.
Baca juga:
10 Program sejalan Nawacita, PDIP yakin Longki-Sudarto terpilih lagi
Forum Demokrasi Bali VIII dihadiri 58 negara
Masalah logo Suro dan Boyo, SC ancam polisikan kubu Rasiyo-Lucy
PDIP ancam gugat KPU Solo jika tetap gelar kampanye bersama
Surat suara Airin sudah tercoblos, ini penjelasan KPU Tangsel