LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Memahami Vaksin Booster dan Manfaatnya Bagi Tubuh

Vaksinasi booster akan diprioritaskan bagi populasi yang berdomisili di kabupaten atau kota yang telah memenuhi cakupan dosis pertama minimal 70 persen dan dosis kedua minimal 60 persen penduduk.

2022-01-06 11:36:49
Vaksin Booster
Advertisement

Vaksinasi booster Covid-19 direncanakan mulai 12 Januari 2022. Ada dua pilihan vaksinasi ini, yakni gratis dan berbayar.

Vaksinasi booster akan diprioritaskan bagi populasi yang berdomisili di kabupaten atau kota yang telah memenuhi cakupan dosis pertama minimal 70 persen dan dosis kedua minimal 60 persen penduduk.

Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Dicky Budiman mengatakan, vaksin booster adalah vaksin tambahan yang dapat memberikan perlindungan kuat bagi masyarakat. Vaksin booster tidak bisa selalu dimaknai sebagai vaksin dosis ketiga.

Advertisement

"Kenapa saya sebut dosis berikut? Karena ada vaksin Johnson and Johnson yang cuma ada satu kali dosis. Itu dosis penuhnya dia cuma satu kali. Ada yang rata-rata dua, seperti Sinovac, Moderna, Pfizer, dan sebagainya. Mereka menjadi ada dosis ketiga sebagai boosternya," jelasnya kepada merdeka.com, Kamis (6/1).

Menurut Dicky, pemberian vaksin booster bukan berarti proteksi dosis sebelumnya hilang. Proteksi vaksin sebelumnya tetap ada dan akan diperkuat oleh vaksin booster.

Dia menyebut, ada tiga fungsi vaksin booster. Pertama, mencegah dan meminimalisir penyebaran virus. Kedua, mengurangi keparahan penyakit jika terinfeksi virus. Ketiga, mengurangi risiko fatalitas atau kematian akibat terjangkit virus.

Advertisement

"Ingat, pemberian booster ini juga akan berkelanjutan dalam memberikan proteksi. Bukan hanya untuk si penerima booster tapi juga untuk keluarganya, komunitas. Itulah sebabnya, booster ini menjadi amat sangat penting," ucapnya.

Baca juga:
Mengenal Lima Merek Vaksin Booster Covid-19
Vaksin Hampir Kedaluwarsa di Jabar Diberikan untuk Booster Nakes, TNI dan Polri

Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia ini menjelaskan, ada dua hal yang harus diketahui masyarakat sebelum mengikuti vaksinasi booster. Pertama, vaksinasi booster diprioritaskan untuk kelompok berisiko tinggi terhadap Covid-19.

Kelompok berisiko tinggi ini seperti tenaga kesehatan, pelayan publik, petugas kebersihan, guru, dan dosen. Kemudian penyandang disabilitas dan lansia di atas 60 tahun dengan komorbid diabetes, hipertensi, jantung, atau obesitas.

Kedua, vaksinasi booster bisa menggunakan strategi mix and match. Artinya, vaksin booster tidak harus sama dengan vaksin dosis pertama dan kedua.

"Bisa dikombinasikan, apapun vaksin sebelumnya tidak harus sama. Meski idealnya sama, tapi bisa berbeda," jelasnya.

Lima Merek Vaksin Booster

Ada lima merek vaksin yang disebut-sebut akan menjadi vaksin booster untuk masyarakat di Indonesia. Lima vaksin tersebut ialah Pfizer, AstraZeneca, Coronavac/Vaksin PT Bio Farma, Zifivax, dan Sinopharm.

Vaksin Pfizer merupakan produk gabungan perusahaan Amerika Serikat dan Jerman. Sementara vaksin AstraZeneca diproduksi oleh Universitas Oxford di Inggris. Vaksin Coronavac diproduksi Bio Farma dengan bahan baku dari Sinovac asal Tiongkok.

Kemudian Zifivax merupakan vaksin yang dikembangkan dan diproduksi oleh Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical. Vaksin Sinopharm dibuat oleh Beijing Biological Products Institute, unit dari China National Biotec Group (CNBG).

Menurut Dicky, dari lima calon vaksin booster, Pfizer paling bagus jika merujuk pada hasil riset terbaru. Selain Pfizer, sebetulnya vaksin Moderna paling kuat memberikan perlindungan bagi masyarakat dari ancaman Covid-19, termasuk Omicron.

"Sayangnya (Moderna) memang tidak ada di situ. Padahal Moderna bisa setengah dosis. Tapi enggak apa-apa karena masih ada Pfizer," ujarnya.

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.