LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Melebar, Diameter Semburan Gas dan Lumpur Ponpes di Pekanbaru Capai 6 Meter

Kondisi kandungan gas sudah di lubang semburan itu sudah tidak berbahaya. Sebelumnya semburan gas itu dinyatakan berbahaya.

2021-02-08 01:31:00
Semburan lumpur
Advertisement

Memasuki hari keempat setelah pertama kali galian sumur bor yang ada di Pondok Pesantren Al-Ihsan Jalan Abdurrahman Jalan Badak Ujung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru mengeluarkan gas dan disusul lumpur. Hari ini, Minggu (7/2), diameter sumur itu terus membesar. Bahkan saat ini diperkirakan mencapai 6 meter.

"Diperkirakan diameter liang sumur sudah mencapai 6 meter. Jika dilihat dari atas tampak kecil lantaran tertutup lumpur yang tingginya sudah hampir 2 meter," ujar Kepala Dinas ESDM Riau, Indra Agus Lukman.

Menurut Indra, kondisi kandungan gas sudah di lubang semburan itu sudah tidak berbahaya. Sebelumnya semburan gas itu dinyatakan berbahaya.

Advertisement

"Namun kita tetap harus waspada karena kadang ada kadang tidak," ucap Indra.

Sedangkan untuk intensitas semburan lumpur juga sudah berkurang dibandingkan sehari sebelumnya. Bahkan tinggi semburan juga mulai berkurang.

"Kita lihat 2-3 hari mendatang. Jika semburan semakin kecil dan kondisi memungkinkan tim akan akan mulai untuk memasukkan alat dan melakukan penutupan. Nanti rencana akan kita tutup dengan balok-balok cor-coran," jelasnya.

Advertisement

Indra sejak awal telah memberikan imbauan kepada warga agar tidak melakukan pengeboran. Khusus wilayah Tenayan Raya ini berada dalam cekungan. Sedangkan untuk air belum dapat ditemui di level seratusan meter.

"Jadi kita sarankan agar masyarakat tidak mengambil langkah pengeboran untuk mencari air," ucapnya.

Meski data menunjukkan bahwa sering terjadi keluarnya gas dari penggalian sumur. Namun wilayah Tenayan Raya menurutnya bukanlah merupakan wilayah potensi gas. Sebab, menurut Indra gas di wilayah ini adalah gas rawa.

"Kalau gas rawa dapat ditemui di 100 meter namun jika untuk gas nitrogen yang digunakan untuk industri ditemui di 200 meter lebih. Kalau gas rawa tidak bisa dikelola sebab biasanya dalam 3 hari sudah berhenti menyembur," tandasnya.

Baca juga:
Lokasi Semburan Lumpur Ponpes Al Ihsan Pekanbaru Ditutup
Pemprov Riau Dirikan Posko Semburan Lumpur di Ponpes Al Ihsan Pekanbaru
VIDEO: Gas Menyembur saat Penggalian Sumur di Ponpes Al Ihsan Pekanbaru
Penampakan Semburan Gas Berbahaya di Pekanbaru
Semburan Gas di Ponpes Al Ihsan Pekanbaru Berubah Jadi Lumpur dan Batu
Pemprov Riau Sebut Semburan Gas di Ponpes Al-Ihsan Pekanbaru Berbahaya

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.