LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Megawati Tantang Pendukung Khilafah Datang ke DPR Dialog dengan FPDIP

Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri mempersilakan pihak-pihak yang ingin mendirikan khilafah datang ke Fraksi PDIP di DPR. Dia menegaskan bahwa PDIP sangat terbuka membuka dialog kepada mereka yang ingin mendirikan khilafah.

2019-12-03 18:32:00
Radikalisme
Advertisement

Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri mempersilakan pihak-pihak yang ingin mendirikan khilafah datang ke Fraksi PDIP di DPR. Dia menegaskan bahwa PDIP sangat terbuka membuka dialog kepada mereka yang ingin mendirikan khilafah.

Ketua Umum PDI Perjuangan itu juga mengajak Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memerintahkan para anggotanya di DPR untuk membuka diri terhadap kelompok tersebut.

"Bagi mereka yang sangat berkeinginan untuk mendirikan yang namanya khilafah, boleh ke DPR. Kami dengarkan itu. Opo toh karepe (apa sih maunya)?" ucap Megawati dalam acara Internalisasi dan Pembumian Pancasila di Istana Negara Jakarta, Selasa (3/11)

Advertisement

Presiden ke-5 RI itu lantas menyinggung sosok khalifah yang memimpin. Selain itu dia juga menyinggung proses pemilihan pemimpin khilafah.

"Kalau saya baca-baca soal khilafah itu adalah sebuah, seperti nation tanpa border. Lalu bagaimana ya memilih khalifah-nya? Khalifah-nya lalu dari mana?" jelasnya.

Advertisement

Radikalisme di Kalangan ASN

Dia menyebut hingga kini belum ada kelompok pendukung khilafah yang datang ke Fraksi PDIP di DPR. Padahal, kata Megawati, anggota partainya sudah menunggu untuk berdialog soal khilafah.

"Saya sudah nunggu-nunggu, bukan saya, nanti yang hadapi anak buah saya. Supaya enak gitu. Pantes, oh ingin mengubah negara kita tercinta ini," kata dia.

Megawati juga mengingatkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo untuk para ASN yang terpapar radikalisme.

"Contoh ASN yang pusing kepala, Pak Tjahjo, hati-hati loh Yo (Tjahjo), kamu yang harus mikirkan kenapa ASN bisa terpapar sampai segitu," tutur Mega.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.