LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Megawati Tak Masalah Anak Muda Suka K-Pop, Tapi Ada Syaratnya

Ketua Umum PDI Perjuangan itu menyadari bahwa saat ini 'gempuran' dari budaya luar terus masuk ke Indonesia dan yang paling populer saat ini adalah K-Pop.

2023-06-19 07:45:00
Megawati Soekarnoputri
Advertisement

Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri mengatakan tidak apa-apa anak muda Indonesia menyukai musik Korea Pop (K-Pop) atau seni budaya asing lainnya. Asalkan mereka tidak melupakan kesenian dan budaya Nusantara.

"Jadi anak-anak, itu tolonglah, kalian mau senang dengan K-Pop, dengan Rock, dengan Hiphop dan lain sebagainya, tidak apa-apa. Tapi, jangan, jangan sekali-sekali, tidak mencintai yang namanya seni kita, Indonesia Raya," katanya di Denpasar, Minggu (18/6).

Ketua Umum PDI Perjuangan itu menyadari bahwa saat ini 'gempuran' dari budaya luar terus masuk ke Indonesia dan yang paling populer saat ini adalah K-Pop.

Advertisement

Generasi muda yang menyukai musik-musik atau kesenian modern masa kini memang tidak bisa dihindari, namun, Megawati tetap mengingatkan pentingnya memegang teguh kebudayaan leluhur yang ada di Indonesia.

Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu turut pula mengajak para orangtua mendidik putra-putri mereka untuk mengenal dan mencintai budaya serta kesenian Indonesia sejak dini.

Advertisement

Menurut dia, hal itu dilakukan dalam upaya menanamkan cinta terhadap Tanah Air serta kebanggaan sebagai bangsa yang memiliki kepribadian dalam kebudayaan

"Seni budaya Indonesia yang saya katakan sangat, bukan hanya kaya raya tapi luar biasa. Buatlah segera, sanggar seni budaya menjadi sebuah kesatuan gerak untuk Indonesia yang berkepribadian dalam budaya," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Megawati menegaskan, apa yang disampaikannya itu bukan sebagai sikap anti terhadap modernisasi. Dia berharap ucapannya menjadi pengingat generasi muda agar menghargai dan mencintai kesenian dan budaya di Indonesia terlebih dulu, sebelum mencintai budaya luar.

"Saya tidak anti, silakan, mengikuti peradaban modern. Tapi masa lalu bangsa kita ini gemilang lho sebenarnya," tutupnya.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.