Megawati Minta Jokowi Bentuk Badan Riset Nasional
Saat berpidato dalam pembukaan Kongres V PDIP di Bali, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menyindir Indonesia yang memiliki banyak ahli tapi soal riset tidak memiliki tujuan.
Saat berpidato dalam pembukaan Kongres V PDIP di Bali, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menyindir Indonesia yang memiliki banyak ahli tapi soal riset tidak memiliki tujuan. Dia pun meminta Presiden Jokowi membentuk sebuah badan yang mengurusi riset.
"Kita negara besar ini aneh, kalau bicara riset itu banyak sekali yang bicara, tapi enggak ada tujuan. Saya minta kepada presiden, mbok ya, kalau kita ini mau menjadi negara besar saya minta (dibentuk) badan riset nasional, jadi jelas tujuannya mau apa," kata Mega di lokasi Kongres V PDIP, Sanur, Bali, Kamis (8/8).
Dia menambahkan, daripada mencetak jutaan hektare sawah, dengan riset dan penelitian lebih baik rekayasa padinya.
"Kita buat yang namanya padi segede telor ayam, itu bisa rekayasa ilmu genetika. Begitu dong tujuan ke depan. Jangan ngulek aja. Kalau kita ngulek sambel, muter aja, tapi hasilnya ada. Tapi ini (riset) enggak ada hasilnya," kata Mega.
Baca juga:
Megawati Protes Isu Gaji BPIP: Si Pramono Anung Pula Enggak Belain Saya
Pidato Buka Kongres PDIP, Megawati Terisak Kenang Mbah Moen
Sandiaga Nilai Prabowo Datang ke Kongres PDIP Bukti Tidak Baperan
Dampingi Megawati, Prananda dan Puan Kompak Serba Hitam
Megawati Lebih Suka Sebut Ahok daripada BTP: Masa Dipanggil, Pak Purnama Apa Kabar?