Mbah Surip tewas tersambar Kereta Gaya Baru Malam
Korban terpental dan ditemukan tergeletak di persawahan.
Seorang nenek bernama Surip Ngudirejo (83) ditemukan tak bernyawa akibat tersambar kereta api Gaya Baru Malam, Kamis (30/6), pukul 18.00 petang. Korban ditemukan tergeletak di persawahan Dusun Bodeh Ambarketawang, Gamping, Sleman.
Kapolsek Gamping, Kompol Agus Zainudin menerangkan, korban merupakan warga Gumuk Sidoarum Godean Sleman.
"Korban tersambar Kereta Api Gaya Baru Malam dari Surabaya Gubeng menuju Jakarta Pasar Senen," ujarnya.
Agus Zainudin menjelaskan, masinis kereta yang menyadari telah menyambar korban segera menghubungi posko stasiun Tugu Yogya. Selanjutnya pihak Stasiun Tugu segera memberitahukan pihak petugas Stasiun Pathukan yang lokasinya berada di dekat lokasi TKP.
"Petugas Stasiun Pathukan kemudian melakukan pengecekan di sekitar rel dan menemukan korban diketemukan sudah meninggal dunia," ujar Agus Zainudin.
Kecelakan tersebut selanjutnya dilaporkan ke pihak Polsek Gamping. Petugas Polsek Gamping bersama Tim Identifikasi dan Dokkes Polres Sleman kemudian melakukan olah TKP serta pemeriksaan.
Kepolisian mengetahui identitas korban dari kartu berobat yang dibawa korban. Jenazah kemudian dibawa ke RS Sardjito untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(mdk/cob)