Mayoritas Pekerja di Tanah Laut Kalsel Terpapar Covid-19
Pengecekan penerapan protokol kesehatan tersebut, menurut bupati, meliputi penggunaan masker, penyediaan tempat cuci tangan dan sabun/penyanitasi tangan dan pengaturan jarak tempat duduk di dalam ruangan.
Mayoritas para pekerja di Tanah Laut, Kalimantan Selatan terinfeksi Covid-19. Hal itu menjadi perhatian khusus Bupati Tanah Laut (Tala), HM Sukamta.
"Kita lakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan ke perusahaan sesuai Instruksi Bupati pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4," kata Bupati Sukamta di Pelaihari, seperti dikutip Antara, Jumat (20/8).
Dikatakan, ada beberapa perusahaan belum sepenuhnya melaksanakan protokol kesehatan, mereka diminta untuk melaksanakannya dengan baik.
Pengecekan penerapan protokol kesehatan tersebut, menurut bupati, meliputi penggunaan masker, penyediaan tempat cuci tangan dan sabun/penyanitasi tangan dan pengaturan jarak tempat duduk di dalam ruangan.
Ia juga menanyakan persentase jumlah karyawan yang masuk kantor, khusus perusahaan sektor non-esensial.
Adapun untuk sektor kritikal, hanya dilakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan karena sektor kritikal masih dapat beroperasi 100 persen sesuai Instruksi Bupati Tanah Laut Nomor: 7 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Covid-19 di Kabupaten Tanah Laut.
Sukamta juga meminta setiap perusahaan untuk melakukan pengecekan bebas Covid-19 secara berkala, dan rutin kepada karyawannya, mengingat karyawan perusahaan di Kecamatan Bati-Bati banyak berasal dari luar Tanah Laut.
Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat tersebut, diharapkan tidak terjadi penularan Covid-19 di wilayah perusahaan.
"Kita imbau ada pemantauan secara berkala terhadap karyawan untuk memastikan karyawan terbebas dari Covid-19. Kami ingin perusahaan yang ada di sini betul-betul menerapkan protokol kesehatan secara ketat," tegas Bupati Tanah Laut.
Sementara itu, kegiatan pengecekan penerapan Prokes dimulai dari PT Sariguna Primatirta (Tanobel Food), kemudian PT Tirta Sukses Perkas, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, PT Bandangtirta Agung, PT CJ Cheiljedang Feed Kalimantan, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dan PT Sinar Nusantara Industries.
Baca juga:
Pemprov DKI Masih Data Jumlah Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19
Ade Yasin Ingatkan Fasyankes Kabupaten Bogor Tak Coba-Coba Mainkan Harga Tes PCR
Menparekraf Sandiaga Sebar 10.000 Beasiswa ke Anak Yatim Terdampak Covid-19
AS Sita 3.000 Kartu Vaksinasi Covid-19 Buatan China di Alaska
Suasana London Kembali Ramai Wisatawan
Inggris Catat Jumlah Pasien Covid-19 Rawat Inap Tertinggi Selama 5 Bulan Terakhir