Mayat pria mengapung di laut, diduga korban KM Zahro Express
Mayat pria mengapung di laut, diduga korban KM Zahro Express. Dari kartu identitas, korban bernama bernama George Bernard Cristoper (26), tempat tanggal lahir di Bogor 20 Oktober 1990, alamat Jalan Cendawan B 19, RT 01 RW 08, Kelurahan Ciparigi, Bogor Utara, Bogor.
Sosok jenazah berjenis kelamin laki-laki ditemukan mengambang di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Rabu (4/1). Diduga jenazah tersebut salah satu korban terbakarnya KM Zahro Express.
"Tadi pagi sekitar pukul 08.00 Wib, anggota mendapatkan laporan masyarakat dan menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP)," kata Direktur Polair Polda Metro Jaya, Kombes Hero Hendrianto Bachtiar ketika dihubungi.
Saat ditemukan, kata Hero, jenazah dalam kondisi mengenaskan.
"Sudah dibawa ke RS Polri. Jadi masih diidentifikasi apakah mayat tersebut salah satu korban kapal Zahro," katanya.
Dalam penemuan itu, pihak kepolisian menemukan kartu identitas di dalam celana jins dan kaos bertuliskan Rangers serta jaket. Selain itu juga, lanjutnya, dalam saku celana korban ditemukan uang sebesar Rp 1,4 juta, uang dollar, KTP, SIM, ATM, dan dua buah ponsel.
"Dari kartu identitas, korban bernama bernama George Bernard Cristoper (26), tempat tanggal lahir di Bogor 20 Oktober 1990, alamat Jalan Cendawan B 19, RT 01 RW 08, Kelurahan Ciparigi, Bogor Utara, Bogor," pungkasnya.
Baca juga:
10 Korban terbakar KM Zahro Express berhasil diidentifikasi
Isak tangis sambut dua jenazah korban KM Zahro Express di Depok
Kadishub DKI: Kapasitas angkut KM Zahro Express sesuai sertifikasi
Sumarsono yakin ada kelalaian dalam tragedi terbakarnya KM Zahro
Komisi V DPR minta pemerintah cabut lisensi nakhoda KM Zahro Express
Pemprov DKI beri Rp 5 juta buat korban meninggal kapal terbakar