Mayat berbaju Dewa 19 ditemukan mengapung di Sungai Musi
Mayat berbaju Dewa 19 ditemukan mengapung di Sungai Musi. Belum diketahui penyebab kematian termasuk identitas korban. Jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel untuk keperluan visum.
Warga yang beraktifitas di kawasan wisata kuliner Pasar 16 Ilir Palembang dekat Jembatan Ampera dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di Sungai Musi. Diduga, korban terpeleset dari perahu beberapa hari lalu.
Informasi dihimpun, mayat tersebut awalnya mengapung di Sungai Musi dari arah Boom Baru menuju Jembatan Ampera, Kamis (19/1) sore. Lantaran terbawa arus, mayat itu mengarah ke pinggiran dan akhirnya diangkat warga dan polisi ke daratan.
Dari fisiknya, mayat korban telah membengkak dan membiru. Ciri-cirinya memakai celana gunung warna coklat, baju coklat berlambang Dewa 19, terdapat tatto huruf China dan ada cincin di jari tengah.
Dari bentuk badan, tinggi korban sekitar 160 centimeter dan berusia sekitar 20 sampai 30 tahun, rambut lurus dan perawakannya menyerupai keturunan China.
Kasat Polair Polresta Palembang Kompol CP Panjaitan mengungkapkan, belum diketahui penyebab kematian termasuk identitas korban. Jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel untuk keperluan visum.
"Korban ditemukan mengapung dengan kondisi terapung. Tidak ada kartu identitas di jasadnya," ungkap Panjaitan, Kamis (19/1).
Sementara itu, beredar kabar jika korban adalah seorang penjual tahu yang terpeleset dari perahu getek ke Sungai Musi beberapa waktu lalu. Ada juga informasi jika korban adalah orang yang terjun dari speedboat pagi tadi.
"Semua informasi akan kita tampung untuk mengungkap identitasnya, sejauh ini belum ada titik terang," pungkasnya.
Baca juga:
Waria ditemukan tewas nyaris bugil dalam kamar kontrakan di Cilegon
Hilang lima hari, Ngatiem ditemukan tewas telanjang dekat Bendungan
Diduga korban pembunuhan, wanita tewas mengenaskan di rumah
Tak biasa kios sudah buka pagi hari, ternyata pemiliknya tewas