Mayang yang dibunuh lantas dimutilasi menikah di Eropa
Keduanya bertemu saat masih bekerja di sebuah pasar pesiar di Eropa.
Pembunuhan sadis yang dilakukan seorang koki terhadap Mayang Prasetyo bikin geger warga Brisbane, Australia. Tak hanya membunuh, pelaku yang diketahui bernama Marcus Peter Volke (28) juga memutilasinya dan menjadikan tubuhnya bahan untuk memasak.
Untuk mengetahui lebih jauh kasus pembunuhan tersebut, wartawan The Courier-Mail berhasil menemui salah satu rekan korban di Indonesia. Pria yang tak mau disebutkan namanya tersebut membenarkan pasangan itu menikah di Eropa setelah bertemu di sebuah kapal pesiar.
"Mereka sangat dekat sebelumnya. Tapi, ketika Volke masuk dalam kehidupannya, dia (Mayang) enggan menceritakan banyak hal tentang hubungannya," ujar temannya itu, Senin (6/10).
Menurutnya, Volke termasuk tipe orang yang pendiam. Dia mengaku sulit berbicara dengan Volke, terutama ketika lelaki itu merasa tak nyaman dengan orang di sekitarnya.
"Dia sangat pendiam. Dia juga sangat dingin, saya belum pernah bertemu orang seperti dia," ungkapnya.
Berbeda dengan Volke, Mayang dikenal sebagai tipe wanita yang periang dan mudah mencari teman. Namun, sewaktu-waktu amarahnya bisa meledak.
Sementara, Priska Geraldin, gadis yang juga berasal dari Bali mengaku terkejut mendengar sahabatnya telah tewas terbunuh. Apalagi, dia menganggap pelaku sebagai pria baik-baik.
Baca juga:
Koki Australia masak potongan tubuh istrinya
Wanita yang dibunuh lalu dimasak suaminya ternyata WNI asal Bali
Kisah tragis Mayang, dimutilasi lalu dimasak oleh suaminya
Ini TKP Mayang dibunuh sadis hingga dimasak suami di Brisbane
Pembunuh yang lantas memasak Mayang sempat obati luka ke RS