May Day, 3 Ribu buruh Solo akan turun ke jalan
Perwakilan buruh dari perusahaan tekstil, plastik, cat, hingga dealer sepeda motor akan berpartisipasi dalam aksi ini.
Meskipun telah ditetapkan sebagai hari libur nasional, buruh Solo tetap akan menggelar aksi turun ke jalan dalam peringatan Hari Buruh, Kamis (1/5) lusa. Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 92 Dewan Pengurus Cabang (DPC) Solo, Endang Setyowati mengatakan, aksi tersebut akan mengangkat isu terkait kesejahteraan dan penolakan sistem kerja outsourcing.
"Ada sekitar 3.000 anggota yang akan kami kerahkan untuk aksi tersebut. Lokasinya masih kami diskusikan dengan pengurus lain," ujar Endang, Selasa (29/4).
Menurut Endang, pihaknya mewajibkan seluruh anggota untuk mengikuti aksi. Walaupun sudah ditetapkan sebagai hari libur, namun Endang memperkirakan masih ada perusahaan yang tidak libur dan memberikan iming-iming upah lembur untuk buruh.
Senada dengan Endang, Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Solo, Hudi Wasisto mengatakan, pihaknya juga akan mengerahkan massa saat May Day. Ratusan anggotanya akan melakukan aksi di sekitar Stadion Manahan. Perwakilan buruh dari perusahaan tekstil, plastik, cat, hingga dealer sepeda motor akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
"Kami akan bersama-sama memperjuangkan upah layak untuk buruh serta menuntut penghapusan outsourcing dan sistem kerja kontrak," katanya.
(mdk/hhw)