LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mau sowan, Ahok belum bisa temui Maruf Amin karena agenda padat

"Yang penting kita sampaikan minta maaf, beliau sudah maafkan. Kata pak Said Aqil, juga masalah ini sudah selesai gak usah diperbesar-besarkan lagi. Gak usah digoreng-goreng lah," kata Ahok.

2017-02-03 18:51:25
Ahok
Advertisement

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama mengaku telah mencoba menemui Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin. Namun ternyata waktu keduanya masih belum berjodoh, sehingga pertemuan tersebut belum bisa terealisasi.

‎Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, sudah ada komunikasi dengan Maruf untuk mengatur pertemuan. Namun ternyata tokoh NU tersebut agendanya padat, sehingga tidak dapat bertemu dalam waktu dekat.

"Kita sudah rencanakan tapi beliau juga sibuk. Yang penting kita sampaikan minta maaf, beliau sudah maafkan. Kata pak Said Aqil, juga masalah ini sudah selesai gak usah diperbesar-besarkan lagi. Gak usah digoreng-goreng lah," kata Ahok di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jumat (3/2).

Seperti diketahui, sikap Basuki atau akrab disapa Ahok itu dan kuasa hukumnya di persidangan dugaan penistaan agama terhadap Maruf Amin membuat masyarakat bereaksi, khususnya dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Dia dinilai tak sopan terhadap Rais Aam PBNU itu.

Sebelumnya, Ahok secara terbuka membuat permohonan maaf kepada Maruf Amin. Dia menegaskan ucapannya di persidangan hanya untuk mencari fakta dalam kasus penistaan agama.

Ahok pun menyampaikan permintaan maaf melalui video yang diperoleh merdeka.com, Rabu (1/2). Selain ke Maruf, mantan bupati Belitung Timur itu juga minta maaf kepada seluruh warga Nahdlatul Ulama.

"Saya atas nama pribadi dan seluruh tim penasihat hukum memohon maaf. Juga ke warga Nahdlatul Ulama mohon maaf sebesar-besarnya," kata Ahok dalam video berdurasi 3 menit 37 detik.

Dia juga berharap tak ada pihak-pihak tak bertanggung jawab memanfaatkan momentum ini untuk membuat panas situasi. "Jangan dimanfaatkan oleh oknum tertentu yang adu domba saya dengan NU apalagi dihubungkan dengan Pilkada. Tentu kami tidak ingin bangsa digaduhkan lagi," katanya.

Baca juga:
MUI sikapi pernyataan Ahok soal Ma'ruf Amin
Luhut turun langsung temui Ma'ruf Amin, ini kata Agus Yudhoyono
Ahok dinilai telah menghina ulama, begini 4 reaksi keras GNPF-MUI
Buni Yani dukung KH Ma'ruf Amin, curhat selalu disalahkan kubu Ahok
Pamitan, Plt Gubernur DKI sowan ke Ma'ruf Amin saat sidang Ahok
Mempertanyakan aksi turun gunung Luhut Pandjaitan di kasus Ahok

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.