LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mau ikut pelatihan, Imam alami kejang & meninggal di STIP Cilincing

Imam terdaftar sebagai peserta medical care yang diselenggarakan STIP.

2016-08-02 17:23:37
Penemuan mayat
Advertisement

Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Cilincing, Jakarta Utara digegerkan seorang pria yang mendadak tewas di sekolah tersebut.

Imam Sofyan (42) berprofesi sebagai pelaut, sebelum dirinya bertemu dengan ajalnya, Sofyan terdaftar sebagai peserta medical care yang diselenggarakan pada sekolah tersebut.

Kasubag Humas Polres Jakarta Utara, Kompol Sungkono mengatakan bahwa pria paruh baya tersebut berasal dari Bogor dan tinggal di Kampung Tipar Rt 3/6 Mekarsari Cimanggis, Depok.

"Tempat kejadian tepat di STIP, Gedung divisi pengembangan usaha hari Senin (1/8) pukul 11.00 WIB. Saksi mata kejadian ini yaitu Dermawan Ade Putra (30) pelaut asal Pare-Pare. Dia juga sebagai peserta didik," kata Sungkono kepada merdeka.com saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (2/8).

Dilanjutkannya, kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi, Sofyan adalah calon peserta pelatihan medical care yang akan diselenggarakan oleh STIP. Pada hari naas tersebut, Sofyan melakukan pengecekan administrasi terlebih dahulu dan hari Selasa (2/8) akan dilakukan pelatihan medical care. Karena banyaknya peserta yang mengantre, maka Sofyan dianjurkan untuk menunggu di teras gedung tersebut.

"Menurut saksi, tiba-tiba Sofyan duduk bersila, dan tidak lama kemudian Sofyan mengalami kejang-kejang dan merebahkan badannya. Terdengar suara mendengkur dari Sofyan, dan langsung meninggal dunia," lanjut Sungkono.

Tidak lama kemudian, setelah mendapat laporan tersebut, Polsek Cilincing beserta Tim Kesehatan Polres Metro Jakarta Utara melakukan olah Tempat Kejadian Perkara.

"Diduga korban meninggal karena sakit jantung. Sehingga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Polisi menemukan obat-obatan seperti obat penyakit jantung dan gula. Untuk itu polisi langsung melakukan pemeriksaan saksi," tutup Sungkono.(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.