LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mau diperiksa KPK sebagai saksi Sanusi, Presdir Podomoro bungkam

Ariesman enggan menjawab pertanyaan para awak media soal suap yang dia berikan terhadap Mohamad Sanusi.

2016-04-05 14:35:53
Jakarta
Advertisement

Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (APL), Ariesman Widjaja hari ini menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka ketua komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi (MSN). Ariesman dan Sanusi merupakan dua dari tiga tersangka terkait kasus dugaan suap terkait pembahasan raperda zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP3K) dan raperda tata ruang strategis Jakarta Utara

"AWJ (Ariesman Widjaja) diperiksa sebagai saksi untuk MSN (Mohamad Sanusi)," kata pelaksana harian kabiro humas KPK, Yuyuk Andriati, Selasa (5/4).

Saat tiba di gedung KPK, Ariesman enggan menjawab pertanyaan para awak media soal suap yang dia berikan terhadap Mohamad Sanusi guna memuluskan raperda reklamasi yang dirancang oleh DPRD DKI Jakarta. Ariesman sendiri bahkan dicekal oleh ditjen imigrasi atas permohonan KPK terkait kasus ini.

Namun, belum genap satu hari Ariesman menyerahkan diri ke KPK sekitar pukul 20.00 WIB ditemani kuasa hukumnya. Saat itu KPK tidak mengetahui keberadaan pengusaha itu. Setelah Ariesman menyerahkan diri diketahui dia berada di kantornya, Jakarta Barat.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka atas kasus suap terkait pembahasan raperda (rancangan peraturan daerah) zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP3K) dan raperda tata ruang strategis Jakarta Utara. Ketua komisi D DPRD DKI M Sanusi ditangkap saat melakukan transaksi dengan pihak swasta berinisial GEF yang berperan sebagai perantara dari PT Agung Podomoro Land (APL).

PT Agung Podomoro Land melalui anak perusahaannya, PT Muara Wisesa Samudera merupakan salah satu perusahaan pengembang dalam proyek reklamasi itu. Perusahaan ini melakukan pembangunan pulau G seluas 161 hektar yang diperuntukan untuk hunian, komersil, dan rekreasi.

Dalam reklamasi pantai utara ini PT Agung Podomoro Land dan PT Agung Sedayu Group merupakan dua pengembang yang terlibat dalam proyek reklamasi pantai utara Jakarta.

PT Agung Sedayu Group menggarap proyek Pulau A, B, C, D dan E dengan total luas sekitar 1.331 hektare melalui anak perusahaannya, PT Kapuk Naga Indah. Sedangkan PT Agung Podomoro Land akan menggarap proyek Pulau G seluas 161 hektare melalui PT Muara Wisesa.

Baca juga:
Hari ini KPK periksa Sanusi saksi tersangka bos Agung Podomoro
Cerita Ahok murka dua kali coret usulan DPRD DKI
Taktik Taufik kurangi kewajiban pengembang di proyek reklamasi
Baru 4 dari 10 pengembang pulau reklamasi yang penuhi kewajiban
Ahok mulai malas dan pusing bahas Raperda zonasi

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.