LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Alat bantu seks tak berizin itu barang ilegal

Dalam perizinan dagang, sex toys dimasukkan kategori alat kesehatan.

2014-08-31 14:17:57
Sex Toy
Advertisement

Berbekal kata kunci imajinasi hubungan seksual, manusia terpantik membuat dan memperdagangkan alat bantu pemuas hubungan intim. Alat bantu yang kemudian terkenal dengan sebutan alat bantu seks itu tak hanya laku keras di luar negeri, tapi juga sudah mulai marak diperjualbelikan di Indonesia.

Alat bantu seks yang kebanyakan bermerek luar negeri tak segan-segan didatangkan demi memuaskan dahaga penikmatnya di Indonesia. Alhasil, alat bantu seks yang dijajakan di pasaran negeri ini lengkap dari berbagai jenis, bentuk, ukuran dan harga sesuai selera penikmatnya.

Namun, perdagangan alat bantu seks harus mengantongi izin layaknya perdagangan barang-barang lain, agar tak melanggar hukum perdagangan. Melalui izin usaha, seorang pengusaha alat bantu seks dapat dipastikan tak mangkir dari pembayaran pajak ke pemerintah.

"Tergantung izin, dia (pengusaha alat bantu seks) berizin apa enggak. Kalau enggak berizin, berarti enggak bayar pajak, itu ilegal," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto saat ditemui merdeka.com di Mapolda Metro Jaya Jakarta, Kamis (28/8).

Perizinan ini pun sekaligus dapat digunakan sebagai pengontrol peredaran alat bantu seks yang diperjualbelikan. Dalam perizinan dagang, alat bantu seks dimasukkan kategori alat kesehatan.

Selama ini, Rikwanto menilai alat bantu seks yang didatangkan ke Indonesia kebanyakan melalui jalur perdagangan gelap. Jalur ini dipilih guna menghindari pengawasan oleh petugas dan mengakali kultur masyarakat yang masih menganggap tabu hal-hal yang terkait seksualitas.

"Kalau buat dagang biasanya kebanyakan importir gelap (alat bantu seks). Mungkin ada rasa tabu, itu masalah kultur masyarakat Indonesia dan menghindari petugas," terang Rikwanto diselingi senyum simpul.

Di ibu kota sendiri, Rikwanto mengungkapkan penggunaan alat bantu sekssudah bukan rahasia lagi. Banyak kaum sosialita di Jakarta menggunakan alat bantu sekstersebut.

"Sudah biasa di antara para sosialita, mungkin untuk memastikan kesehatan dengan alat-alat ini. Di satu sisi mematikan sense kehidupan, ini mematikan sosial juga," ujar dia mengakhiri percakapan sembari geleng-geleng.(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.