LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

'Masyarakat Indonesia sekarang saling menjelekkan & menyudutkan'

'Masyarakat Indonesia sekarang saling menjelekkan & menyudutkan' Gatot menuturkan, setiap agama di Indonesia mengajarkan segala kebaikan. Konsep itu bahkan sudah diterapkan dalam Pancasila sebagai dasar negara.

2017-01-11 13:40:09
Panglima TNI Gatot
Advertisement

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo melihat akhir-akhir ini masyarakat Indonesia tengah seru berseteru saling menjelekkan agama. Kondisi mengkhawatirkan ini membuat dirinya miris. Sehingga Gatot meminta pentingnya sesama manusia menerapkan sekaligus menyebarkan hukum kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari.

"Kita lihat sekarang ini, saling menjelekkan, saling menyudutkan, dalam kesempatan ini saya mengajak, mari kita semua umat beragama, Indonesia bersaing, untuk saling menyebarkan hukum kasih kepada sesama manusia. Saya yakin Indonesia makin damai," kata Gatot di depan 3.000 prajurit dan PNS TNI saat merayakan Natal di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (11/1).

Gatot menuturkan, setiap agama di Indonesia mengajarkan segala kebaikan. Konsep itu bahkan sudah diterapkan dalam Pancasila sebagai dasar negara. Untuk itu, dia merasa para pembuat Pancasila merupakan orang diberikan hidayah penting bagi kehidupan bangsa Indonesia sampai saat ini.

"Pasti pendahulu kita yang buat Pancasila ini mendapat petunjuk dari Tuhan Yang Maha Esa. Karena pada intinya semua agama, mengajarkan kasih sayang," ujarnya.

Wujud saktinya Pancasila, kata Gatot, sudah terlihat dalam sila pertama berisi Ketuhanan Yang Maha Esa. Untuk itu, dengan menerapkan ajaran itu dirinya yakin Indonesia bakal damai tanpa kekisruhan seperti belakangan ini.

"Kita berkompetisi dalam agama iya, tapi berkompetisi untuk menerapkan ajaran agama ini, alangkah indahnya, damai enggak akan ada yang berkata kasar di negara ini," terangnya.

Baca juga:
Panglima TNI kirim tiga nama calon Kasau ke Presiden Jokowi
Dikabarkan ditegur Jokowi, Panglima TNI bilang 'hoax, capek mikirin'
Disebut media Australia mau jadi presiden, Gatot bilang 'capek deh'
Media Australia sebut Jenderal Gatot punya ambisi jadi presiden
Panglima TNI diminta tak lembek meski Australia telah meminta maaf
Panglima TNI ungkap isi surat permintaan maaf Australia, ada 4 poin
Tegasnya Panglima TNI ketika Australia hina Pancasila

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.