Masyarakat diminta tak mudah termakan isu gempa susulan di Sulteng
Dia menuturkan, BMKG tidak bisa memprediksi gempa susulan. Karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada hoaks ataupun kabar burung terkait gempa susulan.
Presidium Masyarakat Anti Fitnah dan Hoax Indonesia (Mafindo) Anita Hayatunnufus atau yang akrab disapa Anita Wahid mengimbau masyarakat untuk tidak mudah termakan isu hoaks terkait bencana gempa susulan dan tsunami di Palu atau Donggala. Menurutnya, masyarakat harus percaya pada lembaga yang lebih kompeten seperti Badan Meteorologi dan Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
"Masyarakat harus percaya dengan pihak yang kompeten untuk itu, yakni BMKG," kata Anita di Kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Minggu (30/9).
Dia menuturkan, BMKG tidak bisa memprediksi gempa susulan. Karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada hoaks ataupun kabar burung terkait gempa susulan.
"Kalau ada hoaks mengenai itu mohon masyarakat tidak percaya dan tidak menyebarkan. Tidak ada alat di dunia saat ini yang bisa mendeteksi itu," ungkapnya.
Puteri ketiga Presiden Abdurrahman Wahid ini mengatakan isu gempa susulan sering muncul setelah adanya gempa 7,0 skalarichter di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB). Kata dia, isu tersebut bisa membuat masyarakat semakin panik.
"Berkaca di Lombok, ada beberapa hoaks yang akan menyebar, pertama berita mengenai tsunami, itu akan banyak banget," ujarnya.
"Atau misalnya gempa susulan yang mengakibatkan masyarakat semakin panik dan jadi bingung. Kemudian lainnya adalah kondisi di lapangan. Jadi kadang ada yang menyebarkan gambar gempa di mana tapi seakan dibikin di situ, untuk menimbulkan rasa yang menggambarkan keadaan di sana parah sekali dan lain-lain. Walaupun mungkin memang parah tapi kan bukan itu kondisi sebenarnya," ucapnya.
Baca juga:
Kabar gempa susulan 8,1 SR & tsunami dahsyat di Palu hoaks!
Polda Sulsel kirim ratusan anggota ke lokasi gempa dan tsunami di Sulteng
Ini lokasi pemakaman massal korban gempa & tsunami Palu-Donggala
MUI ajak seluruh rakyat galang solidaritas nasional
1.682 Pengungsi masih bertahan di Polda Sulteng, logistik mulai menipis
Balita korban gempa Palu ditemukan Mensos di parit sudah bertemu keluarganya