Massa penolakan pembakaran bendera bertuliskan Tauhid mulai penuhi Kemenkopolhukam
Massa aksi penolakan pembakaran bendera bertuliskan Tauhid mulai penuhi Kemenkopolhukam. Sementara itu, tampak pula massa mengajak keluarganya mulai dari anak dan istrinya. Beberapa wanita tampak mengajak anak-anak.
Massa aksi penolakan pembakaran bendera yang bertuliskan tauhid di Garut mulai berdatangan di sekitar patung kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Pantauan Liputan6.com massa mulai berdatangan sejak pukul 12.00 WIB. Usai pelaksanaan Salat Jumat orator sudah mulai meneriakan permintaan mereka.
Bendera-bendera bertuliskan tauhid meramaikan aksi yang akan berlangsung di depan kantor Kementerian Politik, Hukum dab Hak Asasi Manusia (Kemenkopolhukam). Bendera merah putih juga tampak dikibarkan oleh massa.
Tak hanya itu, di depan kantor Kemenkopolhukam massa serempak bersalawat bersama.
Sementara itu, tampak pula massa mengajak keluarganya mulai dari anak dan istrinya. Beberapa wanita tampak mengajak anak-anak.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyatakan pihaknya telah menerima surat pemberitahuan rencana aksi tersebut.
"Surat pemberitahuan sudah ada kita terima untuk besok jam 13 di Menkopolhukam sasarannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (25/10).
Sebelumnya, bendera bertuliskan kalimat tauhid dibakar saat perayaan Hari Santri di Garut, pada 22 Oktober kemarin.
Baca juga:
Kabareskrim: Pembakaran bendera HTI spontan, Uus menyusup dan sengaja mengganggu
Peserta Aksi Bela Tauhid mulai berkumpul di masjid Istiqlal
Polisi: Pemilik akui bendera yang dibakar Banser di Garut milik HTI
Polisi akan rekayasa lalu lintas dampak aksi massa di Patung Kuda, ini rutenya
Wali kota tak ingin imbas masalah pembakaran bendera mirip HTI dibawa ke Malang
Kumpulkan pimpinan Ormas, Kapolda Jatim cegah pembakaran bendera terulang