LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Massa dua Paslon ricuh di lokasi debat publik kedua Pilgub Jatim

Debat publik kedua Pilgub Jawa Timur 2018 di Dyandra Convention Center, Jalan Basuki Rahmad, Surabaya, Selasa (8/5) malam, ricuh. Sebelum debat dimulai, massa kedua pasangan calon (Paslon) terlibat saling dorong dengan pihak kepolisian yang melarang mereka masuk.

2018-05-08 20:12:51
Pilgub Jatim
Advertisement

Debat publik kedua Pilgub Jawa Timur 2018 di Dyandra Convention Center, Jalan Basuki Rahmad, Surabaya, Selasa (8/5) malam, ricuh. Sebelum debat dimulai, massa kedua pasangan calon (Paslon) terlibat saling dorong dengan pihak kepolisian yang melarang mereka masuk.

Bahkan, dari pantauan di lapangan, Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana yang ikut hadir mengantar Paslon 2, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno terlihat berjibaku dengan beberapa personel kepolisian. Meski akhirnya berhasil masuk.

Hal yang sama juga dialami Paslon 1 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak. Massa yang mengantar juga terpaksa adu dorong dengan pihak kepolisian yang terlalu ketat menjaga pintu masuk gedung.

Advertisement

"Ini rombongan Paslon, wuih...!!! Ini Paslon," bentak salah satu pengiring Khofifah-Emil yang diadang beberapa personel polisi.

Di bagian lain, massa PDIP dan PKB yang merupakan partai pengusung Gus Ipul (Saiful)-Puti yang kesal terhadap penjagaan yang super ketat, sempat memblokir jalan. Namun hanya berlangsung beberapa menit saja. Karena polisi berhasil menenangkan mereka, dan memintanya menepi.

"Tolong kita imbau bagi para pendukung untuk tetap menjaga keamanan. Bagi yang tidak memiliki ID untuk tidak memaksa masuk," imbau perwira polisi melalui megaphone.

Advertisement

Saat kondisi sudah mulai kondusif, massa kedua paslon yang tertahan di depan gedung, mulai meneriakkan yel-yel sambil membunyikan alat-alat musik. Posisi kedua massa pendukung, dipisah puluhan personel polisi yang berada di antara kedua suporter Paslon.

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.