LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Masih pemulihan, Setnov cuma tandatangani surat keputusan

Damayanti mengaku belum bisa memastikan kapan Setnov bisa kembali aktif bekerja.

2017-10-06 22:17:36
Ketua DPR Setya Novanto
Advertisement

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto belum bisa kembali aktif bekerja dalam waktu dekat. Sebab, Setnov masih harus menjalani pemulihan setelah hampir 3 pekan dirawat di Rumah Sakit Premier, Jatinegara, Jakarta Timur.

Meski masih absen, namun Setnov tetap melaksanakan tugasnya seperti menandatangani sejumlah surat keputusan (SK) yang sifatnya mendesak.

"Sampai hari ini beliau belum masuk karena masih recovery," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen DPR Damayanti di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/10).

Saat ini, Setnov menjalani pemulihan di rumah pribadinya. Surat-surat keputusan diberikan kepada ajudannya dan diserahkan kepada Novanto untuk ditandatangani.

Damayanti menegaskan keputusan kegiatan sehari-hari tidak akan terganggu karena diisi oleh 4 pimpinan DPR. Pasalnya kepimpinan di DPR bersifat kolektif kolegial.

"Kalau tidak ditangani untuk kegiatan sehari-hari oleh ketua lain kan ada. Kan pimpinan kolektif kolegial ya," tegasnya.

Meski demikian, Damayanti mengaku belum bisa memastikan kapan Setnov bisa kembali aktif bekerja. Pihak Kesetjenan memastikan akan terus mengonfirmasi kesehatan Setnov.

"Sampai hari ini saya belum tahu. Jadi biasanya cek sudah bisa masuk atau enggak. Karena mesti ada pelaporan. Doain saja cepat sembuh," tukasnya.

Baca juga:
Idrus sebut Setya Novanto tetap pimpin Golkar
Banyak kader korupsi, Nusron sebut Golkar butuh refleksi total
Putusan praperadilan sudah final dan tidak bisa banding
Pimpinan DPR yakin Setnov segera berkantor lagi
Beda nasib hakim Cepi Iskandar dan Setnov usai putusan praperadilan
Misteri jam tangan USD 135.000 sebelum kematian Johannes Marliem

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.