LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Masak pakai rice cooker di atas kasur, kamar jemaah haji terbakar

Api dengan cepat menjalar. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

2016-09-08 21:02:46
Kebakaran
Advertisement

Kamar jemaah haji Indonesia di Pemondokan Nomor 624 di wilayah Syisyah, Makkah, ludes terbakar, Kamis (8/9) sekitar pukul 10.15 waktu Arab Saudi. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik colokan kabel rice cooker dan ponsel.

"Api dengan cepat menjalar lantaran kamar 216 yang dihuni lima orang dalam kondisi kosong. Para penghuninya tengah mengikuti acara bimbingan ibadah jelang puncak haji," kata Ketua Sektor 6 Daker Makkah, Mazdjaj.

Menurutnya, kebakaran terjadi saat penghuni kamar berada di luar lantaran ikut pengajian. "Setelah ibu-ibu memasak nasi pagi tadi ditinggal pergi, karena ada kegiatan pembinaan jemaah dalam menghadapi persiapan Arafah, jadi kamar dalam kondisi kosong. Kemudian ada salah satu jemaah melihat ada asap dalam kamar lalu dilaporkan ke ketua kloter, sesudah itu pemadam kebakaran datang untuk padamkan api. Alhamdulillah dalam 30 menit padam dan jemaah segera dievakuasi ke bawah sehingga tak ada korban satu pun. Api dipadamkan oleh petugas hotel," ungkapnya.

Usai kebakaran, jemaah berkumpul di lobi hotel hingga meluber keluar ke jalan. Setelah suasana kondusif, para jemaah selesai dikembalikan ke kamar masing-masing, kecuali lantai 2 belum bisa ditempati.

"Jemaah dipindahkan ke kamar 107, sementar barang-barang masih di sini. Korsleting listrik ada colokan rice cooker dan colokan HP, yang terbakar karena rice cooker dekat tempat tidur terbakar satu beserta kasurnya habis bikin asap banyak. Alhamdulillah tak ada barang berharga terbakar," imbuhnya.

Mendengar informasi ada kebakaran di hotel jemaah, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin langsung menuju TKP kebakaran. Menag pun mengonfirmasi informasi kebakaran tersebut kepada ibu-ibu yang kamarnya terbakar tersebut.

"Saya baru saja menemui ibu-ibu penghuni kamar ini, bisa disimpulkan penyebab kebakaran karena korsleting antara rice cooker dan HP, dan itu dilakukan di atas kasur dan itu ditinggal. Mungkin karena kabelnya kurang baik, menimbulkan panas, menimbulkan percikan api lalu kemudian sentuh benda-benda mudah terbakar," kata Menteri Agama.

Menurut Lukman, ini jadi pelajaran berharga bagi seluruh jemaah haji agar tak menggunakan alat-alat yang menggunakan daya listrik tanpa pengawasan dari kita. "Jadi rice cooker atau pemanas air, atau apapun alat-alat yang kita gunakan menggunakan listrik harus atas pemantauan kita, tak boleh gunakan kemudian ditinggal. Ini pelajaran yang sangat berharga, mudah-mudahan ini tak akan terulang," kata Lukman.

Lukman bersyukur meski banyak barang yang rusak karena proses pemadaman api, tapi seluruh penghuni kamar selamat tak ada yang jadi korban. Ke depan menurut Menag tentu ini bagian dari upaya bagaimana Kemenag semakin lebih gencar lagi mensosialisasikan kepada jemaah agar tak menggunakan alat-alat listrik tanpa pengawasan.

"Ini apalagi rice cooker. Agar kita semakin berhati-hati. Sedapat mungkin jangan masak dalam kamar hotel karena memang sesungguhnya tak diperbolehkan. Di hotel ini sebenarnya ada tempat khusus untuk masak. Jadi ini sekali lagi tantangan bagi petugas kita untuk memberikan penjelasan berkali-kali, agar jemaah haji tak melakukan kesalahan terulang karena tahun lalu juga ada kejadian serupa," papar politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.