Masa tenang pilkada, SBY unggah tulisan 'Rakyat Jakarta Memilih'
Masa tenang pilkada, SBY unggah tulisan 'Rakyat Jakarta Memilih'. "...15 Februari 2017 akan menjadi hari yang bersejarah. Jika pilihan kita salah, kita akan 'menderita' selama 5 tahun ke depan," begitu sepenggal tulisan SBY untuk Pilkada DKI yang dia posting sekitar 10 jam lalu.
Masa kampanye Pilkada DKI Jakarta sudah selesai pada Sabtu (11/2) kemarin. Saat ini, tiga pasangan cagub-cawagub DKI tengah melalui masa tenang sebelum tiba hari pencoblosan pada Rabu 15 Februari mendatang.
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, memberikan perhatian khusus pada pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta. Dalam akun Facebook resmi miliknya Susilo Bambang Yudhoyono, pria akrab disapa SBY itu menyampaikan pesan untuk memilih calon pemimpin DKI Jakarta lima tahun ke depan.
"...15 Februari 2017 akan menjadi hari yang bersejarah. Jika pilihan kita salah, kita akan 'menderita' selama 5 tahun ke depan," begitu sepenggal pesan SBY untuk Pilkada DKI yang dia posting sekitar 10 jam lalu. Demikian dikutip dari Antara, Minggu (12/2).
SBY berharap rakyat Jakarta tidak tergoda oleh iming-iming uang dalam menentukan pilihannya, karena pemberi maupun penerimanya akan mendapatkan hukuman.
Dia juga mengingatkan kepada rakyat Jakarta agar melaporkan kepada Bawaslu dan pihak-pihak yang berwajib apabila merasa menerima ancaman dalam menentukan pilihan.
"Marilah, sekali lagi, kita jadikan pilkada Jakarta ini sebagai wahana demokrasi yang baik. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak baik, yang merusak rasa keadilan dan hak-hak rakyat kita," ujar SBY.
SBY mengatakan sebagai orang yang pernah memimpin negeri ini selama 10 tahun, dirinya tidak ingin negara yang dibangun dengan segala jerih payah dan pengorbanan kemudian dirusak oleh tangan-tangan yang serakah dan tidak bertanggung jawab.
"Kita semua tidak rela. Semoga Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa, mengabulkan doa dan permohonan kita agar Pilkada Jakarta ini benar-benar berjalan dengan aman, tertib dan lancar, serta jujur dan adil," kata SBY.
Baca juga:
Kemeriahan kampanye akbar Agus-Sylvi di Soemantri Brodjonegoro
SBY ajak besan berziarah ke makam Habib Kwitang
Usai ditinjau Jokowi, proyek mangkrak PLTGU Waai diserahkan ke PLN
SBY: Kalau sayang NKRI tak perlu ada jarak di antara kita
Tak hadir di debat final, ini pesan SBY untuk Agus-Sylvi
SBY: Tuhan kirimkanlah aku gubernur yang baik hati
Ini wejangan SBY untuk Agus saat kampanye terakhir