Mari beri'tikaf di masjid untuk bermunajat kepada Allah
Dengan beri'tikaf di bulan Ramadan kaum muslim berharap mendapatkan malam Lailatur Qadar.
Pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan, umat Islam berbondong-bondong ke masjid untuk melakukan I'tikaf. Itikaf sendiri adalah berdiam diri di masjid melakukan ibadah kepada Allah SWT.
"Rasulullah SAW melakukan i'tikaf sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan". (HR Bukhari).
Bagi orang yang sedang beri'tikaf disunnahkan untuk berzikir, membaca Alquran, mengerjakan salat sunnah, serta merenungkan tentang hakikat hidup di dunia dan kehidupan akhirat kelak.
Dengan beri'tikaf di bulan Ramadan kaum muslim berharap mendapatkan malam Lailatur Qadar. Seperti yang diketahui barangsiapa yang mendapat malam Lailatul Qadar maka Allah akan mengampuni seluruh dosanya.
Selain itu dengan beri'tikaf akan menjauhkan diri dari perbuatan maksiat, mendatangkan ketenangan, ketentraman, serta mendatangkan berbagai macam kebaikan dari Allah.
Dikutip dari buku Perjalanan Menuju Fitri, karya Agung Syuhada, ada beberapa hal yang dilarang saat beri'tikaf seperti keluar masjid untuk menyempatkan diri melakukan hubungan suami istri, sebagaimana firman Allah, "Tetapi, jangan kamu campuri mereka, ketika kamu beri'tikaf dalam masjid". (QS Al Baqarah: 187).
Tak hanya itu ketika beri'tikaf dilarang mengganggu orang lain dan menggunjingkan orang lain.
Dengan demikian jadikan i'tikaf sebagai amalan munajat kepada Allah. Bersihkan hati dari penyakit-penyakit hati dan tanamkan rasa cinta terhadap masjid.
Baca juga:
Hidayah di Masjid Lautze Bandung
Olahraga pas puasa? Coba olahraga yang cocok untuk menahan lapar ini
Muslimarket Siapkan Paket Umrah dan Wisata Halal
Ini orang yang dipercaya memegang kunci Kabah
Menengok keindahan masjid Ramlie Musofa bak Taj Mahal India